Kompas.com - 12/10/2017, 08:06 WIB
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Spesies baru reptil laut yang hidup sekitar 163 juta tahun lalu berhasil diidentifikasi dari fosil yang ditemukan di dekat Melksham, Wiltshire, Inggris. 

Makhluk yang telah punah ini diberi nama Leldraan melkshamensis, dan merupakan anggota dari Geosaurini, sub-famili buaya purba. Spesies ini juga kerap dijuluki sebagai "Monster Melksham".

Berukuran panjang sekitar tiga meter, predator ini berburu mangsa-mangsa besar, seperti cumi-cumi purba di lautan dangkal nan hangat di sekitar wilayah yang kini dikenal sebagai Eropa.

(Baca juga: Ilmuwan Terkejut, Ada Dinosaurus yang Menyerupai Kasuari)

"Leldraan melkshamensis pernah menjadi salah satu predator puncak di lautan Inggris pada era Jurasik, di waktu yang sama, para dinosaurus menguasai daratan," kata Steve Brusatte, ahli paleontologi vertebrata dan biologi evolusioner di University of Edinburgh. 

Fosil Monster Melksham yang berupa tengkorak dan rahang bawah tersebut digali dari Formasi Oxford Clay pada tahun 1870-an. Spesimen tersebut kemudian dibeli oleh British Museum dan kini berada di Natural History Museum di London, sebagai bagian dari Koleksi Cunnington.

Gambar fosil Leldraan melkshamensis, termasuk close-up salah satu gigi khasnya di rahang bawah.Davide Foffa/University of Edinburgh Gambar fosil Leldraan melkshamensis, termasuk close-up salah satu gigi khasnya di rahang bawah.

Awalnya, para ilmuwan berpikir bahwa Geosaurini tersebut berasal dari Periode Jurasik akhir, antara 152 dan 157 juta tahun lalu. 

Namun, penemuan terbaru yang dilengkapi dengan analisis ulang rinci tentang bukti fosil yang ada menunjukkan bahwa sub-famili ini telah hadir sejak jutaan tahun lebih awal, di Periode Jurasik Tengah. 

"Itu bukan fosil tercantik di dunia, tetapi Leldraan melkshamensis mengungkapkan pada kita kisah yang sangat penting tentang evolusi buaya purba dan bagaimana mereka menjadi predator puncak dalam ekosistem mereka," ujar Davide Foffa, mahasiswa doktoral di University of Edinburgh. 

Hasil studi ini kemudian diterbitkan di Journal of Systematic Palaentology

Artikel ini sudah pernah tayang di National Geographic Indonesia dengan judul: Tak Kalah Ganas, Buaya Purba Ini Jadi Predator Saingan Dinosaurus

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.