Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/10/2017, 19:30 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Pola asuh yang salah bisa menjadi salah satu penyebab seorang anak tumbuh menjadi psikopat.

Sejumlah peneliti di Universitas Sains dan Teknologi di Norwegia mengungkapnya.

Seperti dilansir dari NYPost.com, 1 Juni 2017, psikopat adalah seseorang yang memiliki trauma kekerasan kejiwaan akut atau perilaku kekerasan menyimpang.

Biasanya mereka dikenal sebagai pribadi yang tidak memiliki empati dan tega melakuan kekerasan terhadap orang lain tanpa merasa bersalah.

Para peneliti di Norwegia mendatangi sebuah penjara dengan tingkat pengamanan maksimum untuk membuktikannya.

Dari hasil wawancara, para peneliti menemukan bahwa para narapidana psikopat mengalami dua kondisi buruk di masa kecil.

(baca juga: Membiarkan Anak Selalu Menang Bukan Pola Asuh yang Baik)

Pertama, mereka diabaikan oleh kedua orang tua. Kedua, mereka terlalu dilindungi. Sebagian dari mereka juga mengalami pelecehan seksual di masa kecil mereka.

Dr. Aina Gullhagen menjelaskan, "Tanpa pengecualian, para penjahat tersebut telah menjadi korban pelecehan buruk di masa kecil mereka."

"Kekerasan-kekerasan para penjahat tersebut adalah usaha mereka untuk menggambarkan rasa traumanya di masa kecil, namun hanya caranya yang salah," kata Aina.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+