Kompas.com - 09/10/2017, 11:07 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Akan tetapi, Rita berkata bahwa orang-orang yang memiliki minus progresif juga bisa mengalami penipisan pada area yang berbeda. Untuk itu, fotokoagulasi laser mungkin akan perlu dilakukan kembali.

Pasca tindakan laser, perawatan yang perlu dilakukan oleh pasien hampir serupa dengan YAG laser yang digunakan untuk menangani kekeruhan kapsul posterior.

Beberapa jam setelah operasi, penglihatan pasien akan kabur. Oleh karena itu, pasien tidak diperbolehkan untuk menyetir kendaraan setelah tindakan.

Dalam waktu 48 jam setelah tindakan, pasien juga tidak diperkenankan mengangkat beban berat. Selain itu, obat yang diberikan juga harus digunakan sesuai anjuran dokter.

Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat fotokoagulasi laser. Beberapa di antaranya adalah perburukan edema (pembengkakan) makula, gangguan atau disrupsi fovea, pelepasan lapisan koroid, pendarahan retina atau koroid, pembentukan lubang di retina, kelainan pupil, dan luka bakar pada kornea, iris atau lensa.

Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan kontrol dengan dokter spesialis mata sesuai jadwal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.