Kompas.com - 17/09/2017, 18:49 WIB
Sekumpulan burung migran mendatangi Danau Limboto, Gorontalo. KOMPAS.COM/ROSYID AZHARSekumpulan burung migran mendatangi Danau Limboto, Gorontalo.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

GORONTALO, KOMPAS.com  -  Hidup burung migran berdekatan dengan marabahaya dan tidak jarang mereka menemui ajal di tengah perjalanan panjangnya.

Migrasi akbar burung ini dimulai saat musim dingin tiba di belahan bumi utara. Padang rumput tertutup salju, sungai dan danau membeku, tidak ada makanan lagi buat mereka.

Koloni burung berbagai spesies ini secara serentak menghindari musim dingin yang beku. Mereka bergerak ke arah selatan, terbang berhari-hari, menyinggahi banyak tempat untuk beristirahat dan mencari makan.

Semakin hari mereka bergerak ke arah selatan hingga di kawasan khatulistiwa dan berlanjut ke sisi selatan bumi. Saat musim dingin di bagian utara berakhir, mereka kembali ke tempatnya.

Dalam proses migrasinya ini, burung menghadapi berbagai ancaman, kebakaran hutan, badai, perburuan, hingga musnahnya kawasan habitat yang dituju.

Baca Juga: Seperti Manusia, Burung Ini Juga Pilih-pilih Teman

Oleh Preevena Devi Jayabalan, seorang pelajar di SMK King George V, Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia,  kisah perjalanan burung migran menjadi menarik karena ia menyuguhkan migrasi akbar ini dengan caranya yang mudah dipahami anak-anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Preevena menulis, "Rumahku semakin beku saja. Aku, keluargaku dan seluruh warga kampungku dipaksa untuk melakukan evakuasi.  Ini sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Ayahku bilang bahwa kami harus bergerak jauh dari musim yang mengerikan ini."

"Ketika monster itu datang, tak ada satu pun yang tertinggal. Pasokan makanan kami musnah. Segalanya akan tertutup selimut putih. Sesuatu yang sangat menakutkan."

"Kami akan bergerak ke suatu tempat. Ibuku bilang tempat itu sangat jauh. Ibu menyebutkan suatu nama tempat tapi saya tidak bisa mengingatnya dengan jelas."

"Coba saya ingat lagi! Teman-teman saya, Terry dan Mikey sangat riang menghadapi perjalanan ini. Mereka fikir ini perjalanan yang menyenangkan. Mungkin mereka harus dikasih tahu."

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.