Kompas.com - 16/09/2017, 15:06 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Ketika melakukan tata kota, hal pertama yang biasanya dihindari adalah wilayah rawan gempa Bagaimana tidak, saat gempa datang, keamanan nyawa bisa terancam dan pemukiman bisa rata dengan tanah.

Namun sepertinya hal itu tak berlaku bagi masyarakat Yunani Kuno. Mereka tak memperlakukan gempa sebagai ancaman dan malah sengaja membangun di atas lokasi gempa.

Para peneliti dari University of Polymouth, melalui jurnal Proceedings of the Geologists’ Association 9 September 2017, menyebutkan bahwa pemukiman dan beberapa bagian Yunani Kuno dan Turki berada di atas patahan seismik. Tak hanya itu, mereka juga membangun tempat suci di atasnya.

(Baca juga: Kokoh 2.000 Tahun, Rahasia Kekuatan Beton Romawi Kuno Terungkap)

Direktur Earth Intitute dari University of Polymouth, Iain Stewart percaya bahwa pemukiman Yunani Kuno di atas patahan seismik lebih dari sekadar kebetulan.

"Gempa patahan endemik di dunia Aegean, dan selama lebih dari 30 tahun, saya tertarik oleh peran gempa dalam membentuk bentang alamnya," kata Stewart seperti dikutip dari Newsweek pada 14 September 2017.

Dia melanjutkan, tapi saya selalu berpikir bahwa letak situs penting sebanyak itu yang tepat di atas garis patahan akibat aktivitas seismik bukan kebetulan.

Hal itu terlihat pada kuil yang ada di Delphi. Setelah bangunan suci tersebut hancur akibat gempa bumi pada 373 SM, masyarakat Yunani Kuno membangunnya kembali di lokasi yang sama.

Beberapa ilmuwan menilai hal ini ada kaitannya dengan legenda Yunani Kuno tentang orang-orang bijak yang turun ke dunia bawah tanah. Legenda ini, kemungkinan besar, dilatarbelakangi oleh gempa.

Selain itu, masyarakat Yunani Kuno juga menganggap mata air panas yang terjadi akibat gempa sebagai situs penting dan membangun kuil atau kota di sekitarnya.

Stewart mengatakan, saya tidak berkata bahwa semua situs penting Yunani Kuno dibangun di atas garis patahan. Namun, meski kita kini memiliki anggapan negatif terhadap gempa, kita selalu tahu bahwa gempa memiliki manfaatnya sendiri dalam jangka panjang.

"Orang-orang Yunani Kuno adalah orang-orang yang sangat cerdas dan saya yakin mereka menyadari hal ini dan ingin warga negara mereka memperoleh manfaat dari kekayaan yang mereka ciptakan," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

Oh Begitu
Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.