Kompas.com - 09/09/2017, 20:04 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Pada detik ini, miliaran kilometer dari bumi, wahana antariksa milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serika (NASA), Voyager 1 dan 2, yang diluncurkan pada tahun 1977 sedang melaju dengan kecepatan puluhan ribu kilometer.

Mereka membawa dua piringan emas legendaris yang sejak pertama kali dicetuskan, memang tidak pernah ditujukan untuk konsumsi manusia. Kedua piringan emas adalah catatan dan perkenalan bumi untuk para alien yang mungkin menghuni luar angkasa.

Piringan emas tersebut berisi salam dalam 55 bahasa, 115 gambar, pesan dari Presiden Jimmy Carter dan Sektretaris Jenderal PBB ke-4 Kurt Waldheim, dan suara-suara alam, seperti suara ombak dan petir, serta kicauan burung. Selain itu, piringan tersebut juga diisi dengan musik bumi dari berbagai budaya dan era.

(Baca juga: Setelah Mengirim Peta Bumi ke Antariksa, Kini Astronom Ini Menyesal)

Pada awalnya, NASA hanya menciptakan 14 piringan emas. Dua di antaranya untuk Voyager 1 yang kini telah meninggalkan tata surya dan Voyager 2 yang akan segera menyusul. Sementara itu, selusin salinan sisanya disimpan oleh NASA.

Carl Sagan, seorang astronom dan fisikawan yang memimpin produksi piringan emas, saja tidak kebagian. Ketika dia menulis surat kepada NASA pada tahun 1978 untuk meminta satu salinan sebagai memento, dia hanya mendapat penolakan.

Dikutip dari The Atlantic 25 Agustus 2017, NASA membalas, Anda tentu mengerti kekhawatiran kami bila memento yang sangat berharga ini diberikan kepada beberapa individu.

Kini, 40 tahun telah berlalu dan Anda pun bisa memilikinya di rumah. Sekelompok tim kecil dari California, Amerika Serikat berhasil menyalin audio dari piringan emas yang asli dan merekamnya ke sebuah vinyl. Album ini diproduksi oleh David Pescovitz, seorang direktur peneliti di Institute for the Future.

Anda juga bisa mendengar cuplikan dari piringan emas di akun Soundcloud resmi mereka, klik di pemutar MP3 di bawah ini: 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal Idul Adha di 86 Lokasi, Ini Daftarnya

Kemenag Gelar Pemantauan Hilal Idul Adha di 86 Lokasi, Ini Daftarnya

Fenomena
Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Kanker Payudara Menyebar Lebih Cepat Saat Malam Hari, Studi Jelaskan

Oh Begitu
Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Vaksin Merah Putih Mulai Uji Klinis Fase 3, BPOM Libatkan 4.005 Sukarelawan

Oh Begitu
2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

2 Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Utara Indonesia, Waspada Dampaknya

Fenomena
Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Sekitar 1,7 Juta Anak Indonesia Belum Imunisasi Dasar Lengkap, Apa Dampaknya?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

[POPULER SAINS] Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro | Rompi Penurun Suhu | Manik Bipolar Marshanda

Oh Begitu
Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.