Kompas.com - 26/08/2017, 21:55 WIB
Lima makam kuno berusia sekitar 2.000 tahun di Bir esh-Shaghala Kementerian Benda Purbakala MesirLima makam kuno berusia sekitar 2.000 tahun di Bir esh-Shaghala
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com –- Penemuan makam kuno kembali terjadi. Kali ini, Kementerian Benda Purbakala Mesir mengumumkan telah menemukan lima makam kuno berusia sekitar 2.000 tahun di Bir esh-Shaghala, Oasis Dakhla pada Rabu (23/8/2017).

Makam tersebut terbuat dari batu bata lumpur dan sejumlah makam terbilang cukup besar dengan adanya beberapa ruang pemakaman. Satu atap makam memiliki bentuk piramida, sisanya berbentuk kubah.

Sebelumnya, delapan makam lain di lokasi yang sama ditemukan lebih dulu selama enam musim penggalian. Dalam makam tersebut, para peneliti yang ditunjuk Kementerian Benda Purbakala menemukan banyak benda kuno, di antaranya adalah topeng mumi dan potongan tembikar bertulisan yang dikenal sebagai ostraca.

(Baca juga: Arkeolog Temukan 3 Makam Kuno Berusia 2.000 Tahun di Mesir)

Selain itu, para peneliti juga menemukan wadah raksasa. Mereka menduga bahwa wadah tersebut digunakan untuk menyimpan anggur dan minyak zaitun.

Rencananya, penggalian untuk mengungkap penemuan lainnya akan dilanjutkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perlu Anda ketahui, orang Romawi mengambil alih Mesir pada tahun 30 SM. Peristiwa itu terjadi setelah Cleopatra VII bunuh diri karena angkatan lautnya dihancurkan oleh Kaisar Romawi Octavianus dalam Pertempuran Actium.

Meski orang Romawi memerintah Mesir dari Roma, orang-orang Mesir tetap memuja Firaun. Kebiasaan pemakaman tradisional Mesir (termasuk mumifikasi) dan praktik keagamaan berlanjut hingga Kekaisaran Romawi mengadopsi agama Kristen sebagai agama resminya selama abad keempat Masehi.

Oasis Dakhla sendiri berisi sejumlah peninggalan arkeologi yang berasal dari masa prasejarah hingga zaman modern. Letaknya berada di Gurun Barat, 350 kilometer dari Luxor.

Di daerah ini, sejumlah permukiman dari era Romawi berkembang. Pada tahun 2014, misalnya, Live Science melaporkan bahwa salah satu permukiman era Romawi di oasis tersebut menghasilkan sisa-sisa sekolah kuno yang ditutupi dengan berbagai tulisan, termasuk referensi penggunaan obat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.