Kompas.com - 15/08/2017, 16:04 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com – Salah satu hal yang seringkali dikhawatirkan perempuan ketika mulai menggunakan pil keluarga berencana (KB) adalah pertambahan berat badan. Keresahan ini rupanya tidak hanya dialami oleh perempuan di Indonesia saja, tetapi juga di seluruh dunia.

Namun, benarkah pil KB dapat menaikkan berat badan?

Ketika baru dikenalkan pada tahun 1960-an ke masyarakat luas, pil KB memang menyebabkan kenaikan berat badan.

(Baca juga: Mitos Ini Sering Bikin Wanita Malas Pakai Kontrasepsi)

Seorang dokter dan advokat kesehatan perempuan, Donnica Moore, berkata bahwa formulasi awal pil KB mengandung hormon estrogen dalam dosis tinggi yang menyebabkan perubahan berat badan. Namun, perlahan-lahan kandungan estrogen dalam pil KB dikurangi dan efeknya samping tersebut memudar.

Sejauh ini, penelitian terhadap pil KB modern belum menunjukkan adanya kolerasi yang kuat antara pil KB dan berat badan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebuah analisis terhadap 49 studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cochrane Database of Systematic Reviews pada tahun 2004, misalnya, mengonklusikan bahwa kontrasepsi oral tidak berpengaruh pada berat badan.

Studi lain yang juga dipublikasikan pada tahun 2014 dalam Journal of Women’s Health juga melaporkan bahwa penggunaan pil KB tidak menyebabkan berat badan atau perubahan komposisi lemak pada wanita berberat badan normal dan obesitas.

(Baca juga: Atasi Jerawat dengan Pil KB, Amankah?)

Akan tetapi, hubungan pil KB dan berat badan tidak hitam mau pun putih. Berbagai macam faktor yang bertepatan dengan dimulainya konsumsi pil KB dapat menyebabkan perubahan berat badan.

Christine Greeves, seorang dokter kelamin dan kandungan, berkata bahwa pil KB biasanya mulai digunakan perempuan bersamaan dengan perubahan gaya hidup yang signifikan, misalnya ketika perempuan mulai bekerja atau menempuh pendidikan.

Selama masa-masa ini, seorang perempuan bisa kekurangan tidur dan mengonsumsi kalori tambahan di malam hari, dua faktor yang telah berkali-kali diasosiasikan dengan kenaikkan berat badan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber NYMag
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.