Kompas.com - 01/08/2017, 19:07 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com – Pada tanggal 17 Juli 2017 lalu, sebuah robot sekuritas tipe K5 Autonomous Data Machine bernama STEVE tercebur ke dalam air mancur ketika sedang berpatroli di Washington Harbour, Washington DC, AS.

Sontak, dunia maya pun riuh dengan berbagai spekulasi dan lelucon. Ada yang berkata bahwa STEVE ingin bunuh diri dan keluar dari pekerjaannya, dan ada yang menduga bahwa kejadian tersebut “direkayasa” oleh manusia.

Namun, penyelidikan oleh produsen STEVE,  Knightscope Inc yang berbasis di Silicon Valley, mengungkap bahwa kecelakaan STEVE murni akibat kesalahan alogaritme.

(Baca juga: Facebook Matikan Kecerdasan Buatan yang Ciptakan Bahasanya Sendiri)

Dilansir dari Reuters 29 Juli 2017, data dari black box, beberapa video, dan pengujian menunjukkan bahwa alogaritme STEVE gagal untuk mendeteksi permukaan yang tidak rata sehingga tergelincir dan masuk ke dalam air mancur.

MPR Realty, developer untuk Washington Harbour yang memperkenalkan STEVE ke publik, juga mengonfirmasikan hal ini. Mereka berkata bahwa pada hari kejadian, STEVE sedang memetakan permukaan Washington Harbour agar kecelakaan semacam ini tidak dialami oleh pengunjung manusia.

Kepada CNN 21 Juli 2017, mereka menulis, fase awal ini adalah kesempatan kami untuk mengimplementasikan, mengetahui, dan mempebaiki kesalahan dalam sistem untuk membantu meningkatkan program dan keamanan di area-area ramai seperti Washington Post.

“Insiden ini menunjukkan kepada kami bahwa perbaikan masih diperlukan untuk membantu menjaga keamanan tenant ­kami, warga yang tinggal, dan pengunjung,” tambah mereka.

Knightscope Inc juga menambahkan bahwa dalam menciptakan teknologi yang canggih, pengujian harus dilakukan di lingkungan yang nyata dan bukan di dalam laboratorium.

Kini, STEVE sedang dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan. Knightscope Inc berkata bahwa setelah sehat kembali, STEVE akan melanjutkan pekerjaannya di berbagai tempat, termasuk sebuah aquarium.

Sementara itu, robot pengganti akan mengisi kekosongan STEVE dan menjaga keamanan Washington DC. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN,Reuters

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.