Kompas.com - 01/08/2017, 09:10 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Para arkeolog yang sedang menggali Kota Daud di Yerusalem menemukan bukti mengejutkan yang mengonfirmasikan kebenaran kisah-kisah di Alkitab mengenai pembakaran Yerusalem oleh Babilonia atau Babel pada tahun 587 Sebelum Masehi.

Dijelaskan dalam video resmi dari Otoritas Barang Antik Israel, para arkeolog menemukan sederet bangunan di bawah tumpukan bebatuan sebelah timur Kota Daud, tepat di luar dinding Yerusalem.

Bangunan-bangunan tersebut berisi tembikar, kayu, biji anggur, dan tulang-tulang hangus yang diselimuti oleh abu.

Selain itu, para arkeolog juga menemukan pecahan lusinan kendi yang digunakan untuk menyimpan biji-bijian dan cairan. Beberapa di antaranya dihiasi dengan pegangan yang dicap dan segel berbentuk mawar.

Menggunakan hiasan tersebut, mereka pun mengonklusikan bahwa artefak-artefak ini berasal dari 2.600 tahun yang lalu. “Segel ini sangat khas di akhir Periode Bait Pertama. Mereka digunakan oleh sistem administrasi yang baru dikembangkan di akhir dinasti Yudea,” ujar Dr Joe Uziel yang memimpin penggalian di dalam video tersebut.

Dikombinasikan dengan penemuan mata panah Babilonia pada penggalian sebelumnya, temuan ini pun membuktikan adanya pembakaran di Yerusalem oleh Babilonia seperti yang dikisahkan dalam 2 Raja-raja bab 25 ayat 8-9:

Dalam bulan yang ke lima pada tanggal tujuh bulan itu--itulah tahun kesembilan belas zaman raja Nebukadnezar, raja Babel--datanglah Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, pegawai raja Babel, ke Yerusalem. Ia membakar rumah Tuhan, rumah raja dan semua rumah di Yerusalem; semua rumah orang-orang besar dibakarnya dengan api.

Walaupun ada beberapa bangunan yang dihancurkan dalam kejadian tersebut, Dr Uziel berkata bahwa beberapa lainnya ditinggalkan oleh para penduduk begitu saja.

Kini, tugas para peneliti adalah untuk mengungkapkan fungsi sebenarnya dari gedung-gedung yang berada di luar dinding Yerusalem tersebut ketika masih digunakan, dan mengapa beberapa dibakar sementara lainnya tidak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.