Kompas.com - 31/07/2017, 16:10 WIB
Etmopterus lailae Florida Atlantic UniversityEtmopterus lailae
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Sebuah spesies hiu yang bisa bersinar dalam kegelapan dari Kepulauan Hawaii Barat Laut akhirnya berhasil diidentifikasikan oleh para peneliti sebagai spesies baru. Tinggal di kedalaman 300 meter, hiu yang hanya seukuran telapak tangan dengan berat kurang dari 900 gram ini diberi nama Etmopterus lailae.

“Ada sekitar 450 spesies hiu di dunia dan penemuan spesies baru sangatlah langka. Sebagian besar dari keragaman hayati juga masih belum dikenal oleh manusia. Oleh karena itu, penemuan spesies baru ini sangat mendebarkan bagi kita,” ujar salah satu penulis studi yang dipublikasikan dalam jurnal Zootaxa tersebut, Profesor Stephen Kajiura dari Atlantic University.

Dia melanjutkan, spesies ini sangat-sangat kurang dipelajari karena ukurannya dan tempat tinggalnya yang sangat dalam. Mereka jarang terlihat dan aksesnya tidak semudah hiu lain.

(Baca juga: Hiu Mini Tunjukkan Teknik Makan yang Mencengangkan)

Sebenarnya, E lailae hanya pernah ditemukan sekali oleh para peneliti sekitar 17 tahun yang lalu dan sejak saat itu, belum ditemukan spesimen E lailae yang masih hidup.

Namun, laporan mereka dibantah oleh peneliti lain yang berpendapat bahwa spesimen tersebut adalah anggota spesies lain. Alhasil, Kajiura bersama kolega terpaksa meneliti ulang dan membandingkannya dengan spesimen-spesimen hiu serupa di berbagai museum.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, E lailae terbukti spesies baru. Hiu ini bisa dibedakan dari bentuk kepalanya yang unik. Lalu, moncongnya yang berisi organ-organ penciuman juga menonjol dan terlalu besar untuk tubuhnya. Akan tetapi, bentuk hidung tersebut membuat E lailae pencium handal. Spesies ini bahkan menggunakan penciumannya untuk berburu di dalam lautan yang gelap.

Jika dibandingkan dengan spesies Etmopterus lainnya, E lailae tidak memiliki sisik di bawah moncong, giginya juga lebih sedikit, dan jumlah tulang belakangnya pun berbeda. Selain itu, spesimen ini juga bisa dikenali dari tanda panggul ventral ke depan dan ke belakang.

Akan tetapi, sebagai anggota Etmopterus yang dikenal sebagai hiu lentera, E lailae juga bisa bersinar dalam kegelapan menggunakan bagian belakang perutnya. Para peneliti masih belum mengetahui secara pasti manfaat dari kemampuan ini, tetapi ada beberapa dugaan, termasuk sebagai pancingan untuk mencari mangsa, menarik perhatian pasangan, dan kamuflase.

Etmopterus lailaeFlorida Atlantic University Etmopterus lailae

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.