Kompas.com - 30/07/2017, 20:50 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

"Cytokines berperan merekrut sel imum ke permukaan kulit dan sel imun itulah yang akhirnya diserang HIV," katanya seperti dikutip Scientific American, Jumat (28/7/2017).

Baca Juga: HIV Bukan Penyebab AIDS?

Lance Price, peneliti lain yang terlibat riset menyatakan, bakteri pada kulup penis itu lewat hubungan seksual bisa berpindah pada kelamin perempuan.

Menurutnya, hal itu itulah yang mengakibatkan bakteri serupa ditemukan pada perempuan yang mengalami vaginosis.

Jared Baeten dari University of Washington yang tak terlibat riset mengungkapkan, "Riset ini membantu menjelaskan mengapa pria yang tak disunat punya risiko lebih tinggi terinfeksi HIV."

Meski demikian, perlu penelitian lebih lanjut pada pria yang disunat sehingga hubungan sunat dan risiko HIV bisa lebih jelas.

Bagi pria yang tak sunat, tindakan mengurangi risiko sebenarnya bisa dilakukan dengan membersihkan penis secara teratur untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.