Kompas.com - 14/07/2017, 20:06 WIB
Rancangan rumah Mars milik NASA NASARancangan rumah Mars milik NASA
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com – Selama bertahun-tahun lamanya, Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) telah menyampaikan keinginan dan rencana mereka untuk mengirimkan manusia ke planet Mars.

Namun, Associate Administrator for Human Exploration and Operations untuk NASA, William H Gerstenmaier, baru saja mengumumkan bahwa organisasinya tidak mampu mengirimkan manusia ke planet merah tersebut dengan anggaran saat ini.

Dikutip dari Sciencealert 13 Juli 2017, Gerstenmaier mengatakan dalam rapat American Institute for Aeronautics and Astronautics, aku tidak bisa memastikan tanggal untuk mengirimkan manusia ke Mars dan alasannya adalah dengan tingkat anggaran yang telah kita diskusikan, peningkatan dua persen ini, kita tidak punya sistem permukaan yang tersedia di Mars.

(Baca juga: Lebih Sadis dari Perkiraan, Bisakah Mars Jadi Rumah Berikutnya?)

Pengakuan Gerstenmaier pun menjadi tamparan keras bagi Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence yang baru saja diangkat menjadi ketua dewan antariksa nasional (NSC). Dalam kunjungannya ke Kennedy Space Center milik NASA, Pence juga bersumpah akan meletakkan “sepatu boot Amerika” di Mars.

Akan tetapi, apa boleh buat, roket SLS dan pesawat luar angkasa Orion telah menghabiskan banyak uang sehingga organisasi tersebut tidak bisa mulai merancang kendaraan untuk berangkat ke Mars.

“Masuk, turun, dan mendarat adalah tantangan besar bagi kita di Mars. Menurut kita, sebuah kendaraan Mars tanpa bahan bakar akan memiliki berat 20 ton. Angka itu 20 kali lipat lebih berat daripada wahana penjelajah,” ujar Gerstenmaier.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, langkah NASA berikutnya akan bergantung pada pendanaan. Namun, Gerstenmaier telah mengindikasikan ketertarikan NASA terhadap misi eksplorasi bulan yang lebih mendalam.

Tidak hanya membangun Deep Space Gateway sebagai di orbit bulan sebagai titik peluncuran, dia berkata bahwa stasiun luar angkasa tersebut juga bisa digunakan untuk mendukung program permukaan bulan yang lebih luas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.