Kompas.com - 24/06/2017, 13:42 WIB
Mobil Daihatsu Luxio ringsek dalam kecelakaan di Tol Cipali, Minggu (15/1/2017) dini hari. HANDOUTMobil Daihatsu Luxio ringsek dalam kecelakaan di Tol Cipali, Minggu (15/1/2017) dini hari.
Penulis Dimas Wahyu
|
EditorSri Noviyanti

Tanda-tanda awal microsleep sendiri sebenarnya bisa diketahui, baik oleh diri sendiri maupun oleh orang lain yang berada dalam satu mobil di perjalanan. Satu di antaranya adalah kepala yang terlihat tanpa sadar mulai mengangguk-angguk.

Gejala ini didapati dari sebuah penelitian yang melibatkan grup sukarelawan yang diminta untuk tidak tidur selama 22 jam. Para sukarelawan ini dipindai dengan mesin pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI).

Saat mulai mengantuk, microsleep muncul dengan tanda kepala mengangguk-angguk tadi, yang disebabkan pengurangan aktivitas pada talamus, bagian otak yang berperan pada kesadaran, tidur, kewaspadaan, dan interpretasi sensorik, seperti dijelaskan di huffingtonpost dalam "What’s Happening In Your Brain During ‘Microsleep" mengutip jurnal Neuroimage.

Dalam perjalanan dengan tol yang panjang seperti pada musim mudik saat ini, pikiran kosong rentan muncul. Mobil bisa tetap melaju tanpa halangan di depan, sementara pengendara bisa saja bosan dengan berbagai hiburan di dalam mobil, dan tak ada lagi teman perjalanan yang bisa diajak bicara karena mungkin juga sudah tidur.

Kondisi seperti di atas membuat aktivitas pada talamus menurun, apalagi ketika tubuh sudah kelelahan.

"Mereka mungkin saja tidak memikirkan apa-apa (pikiran kososng)," ujar dr Ilene Rosen, ahli masalah tidur sekaligus profesor klinik kedokteran University of Pennsylvania, dalam "Microsleep: How Your Brain Can Fall Asleep for Seconds Without You Noticing" di Abcnews.go.com.

Baca: 90 Persen Kecelakaan karena Faktor Manusia

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Matematika saat microsleep pun mengerikan. Misalnya saja, mobil melaju dengan kecepatan 60 km/jam. Sementara itu, jarak mobil Anda dan obyek di depan adalah 50 meter.

Obyek tersebut bisa berupa mobil lain yang tiba-tiba mengerem, atau pagar yang mungkin terhantam karena berada di belokan.

Lalu Anda tertidur (microsleep) selama 3 detik saja tanpa sengaja. Jika 60 km per jam sama dengan 16,6667 meter per detik, maka tiga detik Anda tertidur, mobil sudah memakan jarak 50 meter. Artinya, mobil Anda saat itu tepat berada di depan obyek yang siap terhantam tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X