Kompas.com - 19/06/2017, 12:06 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- “Mengapa laki-laki juga punya puting kalau tidak menyusui?” Begitulah kira-kira pertanyaan yang sering kali didengar oleh pakar biologi evolusi Stephen Jay Gould.

Saking seringnya, Gould pun menuliskannya dalam kolom jurnalnya pada tahun 1933, aku telah menerima lebih dari selusin permintaan untuk menjelaskan bagaimana evolusi dapat menghasilkan struktur yang begitu tidak berguna.

Namun, ternyata jawabannya berkebalikan 180 derajat dari pertanyaan tersebut. Bukannya dihasilkan oleh evolusi, puting laki-laki justru merupakan struktur yang ditinggalkan atau tidak bisa dihapuskan oleh evolusi.

Kepada Live Science 17 Juni 2017, paleoantropolog Ian Tatterstall dari American Museum of Natural History, New York, mengatakan, laki-laki dan perempuan dibangun menggunakan rancangan genetik yang sama. Tapi, mereka kemudian berkembang ke arah yang berbeda di dalam kandungan.

Hal ini pun dijelaskan lebih lanjut di dalam buku Exploring the Biological Contributions to Human Health: Does Sex Matter? yang dipublikasikan oleh Institute of Medicine, Board on Health Sciences pada tahun 2001.

Selama beberapa minggu pertama di dalam kandungan, embrio laki-laki dan perempuan berkembang dengan model dan rancangan yang sama, lengkap bersama puting. Namun, pada minggu ke enam dan ketujuh, gen dari kromosom Y membentuk testis yang memproduksi dan menyimpan sperma dan hormon testosteron. Hormon tersebut mengubah aktivitas genetik pada kelamin dan otak, dan menjadikan janin laki-laki.

Namun, perubahan janin menjadi laki-laki tidak menghilangkan puting. Lalu, karena memiliki puting tidak menganggu keselamatan laki-laki, evolusi pun tidak memprioritaskan penghilangan puting.

“Tidak ada biaya metabolis apa pun dari memiliki puting. Faktanya, kita sebenarnya sudah membawa banyak beban evolusi dan seleksi alami tidak selalu ada untuk menghilangkan hal-hal yang tidak kita butuhkan,” kata Tatterstall.

(Baca juga: Inilah Rahasia dari Canggihnya Gaya Renang Sperma Manusia)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.