Kompas.com - 06/06/2017, 16:06 WIB
Mengintip dari cincin Saturnus yang samar Mengintip dari cincin Saturnus yang samar
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Masih ingat dengan wahana luar angkasa milik NASA yang bernama Cassini? Setelah sebulan sejak keberhasilannya menembus cincin Saturnus, Cassini akhirnya mengimkan beberapa gambar mentah yang ditangkapnya dalam misi penyelaman luar biasa tersebut.

(Baca juga: Cassini Memotret 'Badai Raksasa' di Saturnus dalam Aksi Bunuh Dirinya)

Gambar-gambar ini akan menjadi bagian dari kenangan Cassini sebelum mengakhiri penyelidikan dan menjatuhkan dirinya untuk menjadi satu dengan Saturnus di bulan September mendatang.

Sebelumnya, Cassini telah berhasil memotret atmosfer Saturnus yang berbentuk seperti badai gelap. NASA menyebutnya sebagai “badai raksasa”. Untuk mendapatkan foto tersebut, Cassini menyelam hingga sekitar 3.000 kilometer dari awan teratas Saturnus dan 300 kilometer dari tepi cincin paling dalam.

Terbang dengan kecepatan 124.000 kilometer per jam, partikel kecil yang berada di antara cincin dan Saturnus dapat menjadi ancaman besar pada bagian sensitif Cassini yang tidak berpelindung. Untuk itu, wahana antariksa tersebut melebarkan antenanya sejauh empat meter untuk digunakan sebagai perisai.

Kemudian, pada Rabu (31/6/2017), Cassini kembali melakukan satu dari 22 penyelaman yang telah direncanakan untuk melalui cincin Saturnus. Jika berhasil melakukannya, Cassini menjadi objek buatan manusia pertama yang berhasil menjelajah sejauh itu ke dalam lingkaran partikel es dan debu yang berputar.

(Baca juga: Mengenal Cassini, Wahana Antariksa yang Menguak Misteri Saturnus)

Dengan kecepatan sama seperti sebelumnya dan kondisi medan yang rimbun dan berpotensi merusak, Cassini pun kembali menggunakan antenaya dan menolak komunikasi dengan bumi. Akibatnya, sepanjang hari para peneliti cemas menunggu konfirmasi bahwa robot antariksa kecil mereka berhasil melewatinya.

Tepat sebelum tengah malam waktu Pasifik, the Deep Space Network, sekolompok teleskop yang berkomunikasi dengan berbagai objek jauh di angkasa, mendapati sinyal Cassini. Sorakan besar para peneliti pun terdengar hingga ke ruang kontrol di lantai dasar di Jet Propulsion Laboratory in Pasadena, California, pada saat data mulai mengalir kembali ke bumi.

Cassini telah berhasil melewati celah itu dan muncul dengan selamat di sisi lainnya dan gambar-gambar yang menakjubkan ini pun menjadi buktinya.

NASA/JPL-Caltech/Space Science Institute Badai raksasa di atmosfer Saturnus

NASA/JPL-Caltech/Space Science Institute Atmosfer Saturnus yang berputar

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.