Kompas.com - 22/02/2017, 21:40 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

 

Angkat beban berat turunkan cadangan telur dan sebabkan lebih sedikit telur yang matang

Temuan menunjukkan, bahwa mengangkat beban berat secara teratur tidak memengaruhi tingkat FSH. Namun, dibandingkan dengan wanita yang jarang mengangkat beban berat, wanita dengan pekerjaan fisik yang berat memiliki cadangan telur yang lebih rendah.

Rata-rata, wanita yang bekerja shift memiliki lebih sedikit telur yang matang dibanding wanita yang bekerja di jam reguler. Selain itu, wanita yang bekerja shift malam juga memiliki lebih sedikit telur yang matang.

Para peneliti menduga, pergeseran shift sore/siang ke malam dapat mengganggu jam internal tubuh sehingga memengaruhi jumlah telur yang matang.

Perbedaan cadangan dan respon ovarium pada wanita dengan dan tanpa pekerjaan fisik, terlihat lebih besar di antara wanita yang pekerjaannya mengharuskan mereka untuk berganti-ganti shift, dari pagi ke sore lalu ke malam, kemudian berputar lagi dari pagi, sore, malam dan seterusnya.

Peneliti menemukan, penurunan kesuburan yang paling signifikan terjadi pada wanita yang kelebihan berat badan dan obesitas yang pekerjaannya banyak menuntut kekuatan fisik, dibanding wanita berberat badan sama dan wanita langsing yang tidak melakukan angkat berat sebagai bagian dari pekerjaan mereka.

Karena penelitian ini masih bersifat observasional, tidak ada kesimpulan sebab-akibat yang bisa diambil. Tim peneliti juga tidak menilai dampak dari faktor-faktor yang berpengaruh lainnya, seperti misalnya jam kerja yang panjang.

Meski demikian, hasil penelitian bisa menjadi petunjuk bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan untuk sementara waktu menghindari mengangkat beban berat terlalu sering dan agar bekerja pada jam reguler yang normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak?

Apa Saja Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak?

Oh Begitu
Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Oh Begitu
Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Oh Begitu
4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

Oh Begitu
Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Oh Begitu
Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Oh Begitu
Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fenomena
Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Fenomena
6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

Fenomena
Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Fenomena
98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

Oh Begitu
BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

BRIN sebagai Ruang Kolektif Riset dan Inovasi Indonesia

Oh Begitu
WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

WMO Sebut Juli Jadi Bulan dengan Suhu Terpanas, Apa Dampaknya?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.