Peneliti Lapan Menduga Benda Misterius di Sumenep adalah Tangki Pendingin Roket

Kompas.com - 28/09/2016, 20:43 WIB
Benda langit asing yang jatuh di Sumenep bertambah dan sudah diamankan di Mapolres Sumenep. Sampai saat ini, benda-benda tersebut masih misterius. Kontributor Pamekasan, TaufiqurrahmanBenda langit asing yang jatuh di Sumenep bertambah dan sudah diamankan di Mapolres Sumenep. Sampai saat ini, benda-benda tersebut masih misterius.
EditorTri Wahono

SUMENEP, KOMPAS.com — Tim peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menduga benda misterius yang jatuh di Kabupaten Sumenep, Madura, adalah bagian dari roket.

"Semuanya memang masih perlu didalami. Namun, kesimpulan awal dan sementara, tiga benda yang menyerupai drum itu diduga tangki pendingin berisi helium cair pada roket," kata Peneliti Astronomi dan Astrofisika Pusat Sains Lapan, Rhorom Priyatikanto MSi, di Sumenep, Jawa Timur, Rabu (28/9/2016).

Lapan mengirim lima orang ke Sumenep untuk meneliti sejumlah benda misterius yang jatuh di Sumenep.

Sejak tiba di Sumenep pada Selasa hingga Rabu siang, tim dari Lapan telah mengunjungi dua lokasi jatuhnya benda tak dikenal itu di Pulau Giliraja dan perairan Giligenting.

"Untuk sementara pula, kami meyakini benda asing tersebut bagian dari roket Falcon 9 yang diluncurkan dari Amerika Serikat guna membawa satelit komunikasi milik salah satu perusahaan Jepang pada 14 Agustus 2016," ujarnya.

Baca: Ini Roket Falcon 9 yang Puingnya Diduga Jatuh di Sumenep

Sesuai data Lapan, bagian dari roket Falcon 9 itu diperkirakan melintas di atas wilayah Pulau Madura pada Senin (26/9/2016) setelah mengorbit beberapa hari.

Dalam konteks itu, tim Lapan menduga benda-benda itu bagian dari roket Falcon 9 karena waktu jatuhnya sesuai dengan perkiraan waktu lintasan roket Falcon 9.

"Namun, di benda-benda tak dikenal tersebut memang tidak ada tulisan Falcon 9. Sekali lagi, semuanya masih perlu didalami lagi oleh kami di Lapan," kata Rhorom.

Pada Senin (26/9/2016) sekitar pukul 09.35 WIB hingga pukul 10.00 WIB, warga dikejutkan jatuhnya sejumlah benda misterius yang jatuh dari udara di beberapa lokasi di Pulau Giliraja dan perairan Giligenting.

Barang-barang misterius itu berupa tiga benda menyerupai drum dengan lilitan dari bahan mirip fiber berwarna hitam dan satu benda menyerupai radiator dan serpihannya dalam kondisi seperti bekas hangus terbakar.

Benda-benda tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Sumenep. Polres Sumenep akan menyerahkan benda-benda tersebut kepada Lapan untuk diteliti.



Sumber ANTARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X