Kompas.com - 21/09/2016, 13:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Pasien demensia juga sering mengatakan melihat sesuatu misalnya orang-orang yang sudah meninggal yang datang kembali. Gejala paranoid mirip pasien gangguan skizofrenia ini yang lebih sering dikenali keluarga dan akhirnya membawa pasien menemui psikiater.

Biasanya gejala lupa lebih dianggap hal yang biasa oleh keluarga sehingga pada fase awal ini tidak banyak orang yang menyadarinya. Gejala yang dikenal dengan Behavioral and Psychological Symptoms of Demensia (BPSD) ini biasanya meliputi adanya suasana perasaan depresif atau juga kekacauan dalam proses berpikirnya.

Kondisi sangat mengganggu pasien dan terutama keluarga karena sering kali pasien berperilaku tidak bertujuan dan membuat masalah. Ada yang bisa keluar malam-malam dari rumah karena merasa dia tidak tinggal di rumahnya atau berperilaku aneh. Itulah yang membuat pasien demensia yang mengalami BPSD juga sering hilang dari rumah dan ditemukan bahkan dalam jarak yang jauh dari rumahnya.

Bisa diperlambat

Walaupun demensia berjalan progresif, biasanya kondisi ini bisa dicegah perburukannya bila diketahui secara dini. Beberapa penelitian membuktikan bahwa terapi dengan obat demensia golongan kolinesterase inhibitor (contoh Donepezil) pada demensia ringan sampai sedang mampu memperbaiki fungsi kognitif , berpikir dan proses bertujuan dalam pemikiran.

Sayangnya belum banyak terbukti baik pada demensia yang berat. Itulah mengapa deteksi dini demensia sangat penting. Selain obat kolinesterase inhibitor, vitamin E juga dianggap mempunyai peranan untuk memperlambat progresifitas demensia. Terapi hormonal dengan estrogen tidak disarankan.

Gangguan perasaan dan perilaku seperti BPSD juga perlu mendapatkan penanganan yang baik dan tepat. Terapi dengan obat antipsikotik dan antidepresan SSRI bisa disarankan pada kasus-kasus gangguan psikotik dan depresif pada pasien demensia. Inilah yang menjadi fokus utama psikiater yang menangani kasus-kasus demensia dengan BPSD.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetap berolahraga, melakukan modifikasi perilaku dan menjadwalkan kegiatan termasuk toilet training adalah hal yang sangat diperlukan. Caregiver dalam hal ini keluarga atau pengasuh perlu untuk memahami hal ini. Berjalan di sekitar rumah di pagi hari yang cerah sangat baik dan terbukti secara penelitian.
Mendengarkan musik terutama saat makan dan mandi terbukti secara ilmiah juga mengurangi masalah berkaitan dengan perilaku. Tentunya perlu mendengarkan musik yang menenangkan.

Demensia memang masih menjadi masalah saat ini karena lebih dari 10 persen populasi di atas 65 tahun dan lebih dari 50 persen populasi di atas 85 tahun rentan mengalami hal ini. Dengan usia harapan hidup yang semakin baik, maka problem demensia ini akan semakin besar.

Cegah sebelum terlambat dan Jangan Maklum Dengan Pikun. Semoga artikel ini bermanfaat.

Salam Sehat Jiwa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Mata Gatal
Mata Gatal
PENYAKIT
Biang Keringat
Biang Keringat
PENYAKIT
Gusi Bengkak
Gusi Bengkak
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.