Kompas.com - 07/09/2016, 18:08 WIB

Salah satu efek penggunaan dalam dosis besar adalah bisa menimbulkan perubahan mood dan halusinasi. Selain itu juga bisa menimbulkan kejang, perlambatan nafas dan pandangan kabur.

Penggunaan somadril untuk rekreasi sebenarnya bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Amerika Serikat terutama terkait dengan penggunaan bersama obat anti nyeri lain golongan opiat atau narkotik golongan opiat sendiri.

Penggunaan rekreasinya bertujuan untuk mencapai efek menenangkan yang sangat, menjadi relaks dan mendapat efek anticemasnya. Di Amerika Serikat sendiri sejak 26 Maret 2010 DEA menempatkannya dalam "schedule IV of the Controlled Substances Act".

Pengawasan yang ketat

Sebagai praktisi di bidang kesehatan jiwa, kedua obat di atas sebenarnya dibutuhkan dalam keseharian. Walaupun saya dalam praktek hampir tidak pernah meresepkan Somadril, tapi untuk Trihexypenidil saya masih sering meresepkan kepada pasien.

Saya berharap BPOM di Indonesia untuk lebih ketat dalam pengawasan obat. Sudah diketahui umum bahwa obat-obat penenang memang banyak dijual secara bebas di apotek online, bahkan dulu saya pernah menemukannya ada suatu toko online ternama yang ikut menjual obat tersebut (walaupun sekarang sudah tidak ada lagi).

Berkali-kali di media sosial saya menghimbau masyarakat agar hati-hati karena obat ini bisa ditemukan secara mudah walaupun harganya mahal jika dijual secara online.

Tidak bisa dipungkiri juga bahwa ada banyak orang yang ingin menikmati ketenangan secara cepat dengan cara menyalahgunakan obat. Mungkin mereka tidak berani menggunakan obat narkotika, tetapi masih punya nyali menggunakan obat dokter yang sebenarnya bermanfaat jika digunakan secara pas dengan dosis yang tepat.

Mereka belum memahami bahwa penggunaan obat-obatan seperti diterangkan di atas juga mempunyai dampak buruk terhadap otak. Dalam pemakaian jangka panjang dan atau dosis besar, otak akan mengalami masalah dan bisa menetap gejalanya nanti.

Semoga tulisan singkat ini bermanfaat.

Salam Sehat Jiwa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.