Koin Emas Berumur 1.900 Tahun Ditemukan di Galilea

Kompas.com - 25/03/2016, 08:43 WIB
Sisi depan dan belakang dari koin emas berusia 1.900 tahun. Samuel Magal/Shai Halevi-Israel Antiquities AuthoritySisi depan dan belakang dari koin emas berusia 1.900 tahun.
EditorTri Wahono


Laurie Rimon dari Kibbutz Kefar Blum di Israel utara menemukan sebuah koin emas sangat langka dengan wajah seorang kaisar Romawi.

"Laurie menunjukkan perilaku sipil teladan dengan menyerahkan koin penting ini ke Israel Antiquities Authority (IAA)," kata Dr Nir Distelfeld, seorang inspektur dari Unit IAA untuk Pencegahan Perampokan Barang Antik.

"Ini adalah penemuan luar biasa yang mengejutkan. Saya percaya bahwa segera, berkat Laurie, masyarakat akan dapat menikmati hasil dari penemuan yang jarang terjadi ini," lanjutnya.

Menurut arkeolog di IAA, koin itu begitu langka, hanya ada satu koin lain yang diketahui ada.

"Koin ini dicetak di Roma pada 107 M, jarang ditemukan di tingkat global," jelas Dr. Danny Syon, seorang kolektor uang dari IAA.

Pada sisi belakang koin menggambarkan simbol tentara Romawi di sebelah nama kaisar Romawi Trajan, dan pada bagian depan ada potret kaisar Augustus agung (Divus Augustus).

Koin ini merupakan bagian dari koin-koin yang dicetak oleh kaisar Trajan (memerintah 98-117 M) sebagai penghormatan kepada kaisar yang mendahuluinya.

"Koin mungkin mencerminkan kehadiran tentara Romawi di wilayah tersebut sekitar 2.000 tahun yang lalu - mungkin dalam konteks kegiatan terhadap pendukung Bar Kokhba di Galilea - tetapi sangat sulit untuk menentukan hanya dengan dasar satu koin," tambah Dr. Donald T. Ariel, kepala kurator Departemen Koin IAA.

Sumber-sumber sejarah yang menggambarkan periode mencatat bahwa beberapa tentara Romawi dibayar gaji tinggi dengan tiga koin emas, setara dengan 75 koin perak, setiap gajian.

Karena gaji yang tinggi, meraka tidak mampu untuk membeli barang di pasar dengan koin emas, pedagang tidak bisa memberikan kembalian pada mereka.

"Sementara perunggu dan perak dari Trajan umum ditemukan di negara ini, koin emas sangat langka," kata Dr Ariel.(K.N Rosandrani / Sci-News)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X