Bosscha Abadikan Siding Spring, Komet Pemicu Hujan Meteor Dahsyat di Mars

Kompas.com - 26/09/2014, 12:11 WIB
Ivan I Akbar Penampakan komet Siding Spring dalam foto Ivan I Akbar. Komet tampak jelas dan berekor di bagian tengah. Magnitudo komet saat pengamatan 9,2.

KOMPAS.com - Pada 20 Oktober 2014 nanti, sebuah komet dijadwalkan bakal melintas sangat dekat dengan planet Mars. Begitu dekatnya, debu-debu komet tersebut bakal tersembur ke atmosfer planet merah, berpotensi menimbulkan hujan meteor dahsyat.

Evan I Akbar dari Observatorium Bosscha berhasil memotret komet bernama C/2013 A1 atau Siding Spring tersebut. Evan memotret dengan bantuan teleskop Schmidt Bima Sakti yang terdapat di Observatorium Bosscha.

Dalam foto yang didapatkan lewat pengamatan pada Rabu (24/9/2014) itu, komet tampak terang dengan magnitudo +9,2. Ekor komet tampak jelas, menandakan komet aktif melepaskan gas dan debu.

Evan mengunggah sejumlah foto hasil pengamatannya di lama Facebook-nya. Ada dua foto yang diunggah. Dalam satu foto, komet tampak jelas. Sedangkan di foto lain, komet tampak agak samar.

Siding Spring ditemukan pada 3 Januari 2013 oleh Robert H McNaught. Nama Siding Spring diambil dari nama observatorium yang dipakai untuk pengamatan, Siding Spring Observatory di Australia.

Pada 20 Oktober 2014 nanti, komet diperkirakan akan mendekati Mars, pada jarak hanya 135.000 kilometer dari inti planet itu. Komet tak akan menumbuk Mars namun gas dan debunya akan menyelubungi planet itu, berpotensi memicu hujan meteor dahsyat.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorYunanto Wiji Utomo
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X