Kompas.com - 05/03/2014, 15:32 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Jejak kedahsyatan letusan Kelud ternyata tak hanya bisa ditemui dalam bentuk abu yang menyebar hingga Bandung yang berjarak 700 kilometer, tetapi juga dalam bentuk gelombang infrasonik yang terdeteksi hingga Alaska yang berjarak lebih dari 11.000 km.

Menurut keterangan yang dirilis lembaga Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty Organization (CNTBTO), berdasarkan gelombang infrasoniknya yang dihasilkan, letusan Kelud merupakan salah satu yang terkuat.

CNTBO melaporkan, gelombang infrasonik pasca-letusan Kelud terdeteksi oleh 14 stasiun di beberapa negara, antara lain Australia, Palau, Mongolia, Afrika Selatan, Kenya, dan Amerika Serikat.

Erupsi Kelud membuktikan bahwa ketika sebuah gunung meletus, gelombang infrasonik yang dihasilkan bisa merambat hingga seperempat keliling Bumi. Keliling Bumi sendiri adalah 40.075,017 pada khatulistiwa.

Selain Kelud, erupsi lain yang juga kuat gelombang infrasoniknya adalah Gunung Manam di Papua Niugini. Gelombang infrasonik sebagai efek erupsi gunung itu menjalar jauh hingga terdeteksi delapan stasiun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.