Kompas.com - 24/05/2013, 09:22 WIB
|
Editoryunan

CAPE CANAVERAL, KOMPAS.com — Satu lagi bukti bahwa Mars bisa mendukung kehidupan ditemukan oleh kendaraan penjelajah Mars Opportunity. Bukti tersebut ditemukan lewat hasil analisis batu Mars yang dinamai esperance.

Esperance ditemukan di wilayah Mars yang disebut Cape York, suatu tempat di sebuah kawah raksasa Endeavour. Batu tersebut ditemukan dalam penjelajahan selama sembilan hari Opportunity di kawah Endeavour.

Baru-baru ini, ilmuwan melakukan analisis pada batu tersebut. Analisis menunjukkan, esperance unik dibandingkan batu Mars yang lain. Batu ini lebih kaya aluminum dan silika dan lebih sedikit besi serta kalsium. Batu ini juga dialiri dan dilapukkan oleh air.

"Apa yang sangat spesial dari esperance adalah adanya air yang mengalir dalam jumlah cukup, tidak hanya untuk mendukung reaksi menghasilkan mineral, tetapi juga melepaskan ion yang dihasilkan reaksi itu," ungkap Scott McLemman dari State University of New York.

Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa Mars pernah menjadi lingkungan basah di masa lampau karena memiliki air serta mengandung mineral yang dibutuhkan makhluk hidup. Keberadaan air dan mineral menjadi bukti bahwa Mars bisa mendukung kehidupan.

"Air yang mengalir lewat retakan batuan akan menyediakan lingkungan yang lebih mendukung kehidupan dibandingkan lingkungan basah lain di Mars yang pernah dilihat Opportunity," kata Steve Suyres dari Cornell University seperti dikutip Space, Kamis (23/5/2013).

Opportunity adalah kendaraan penjelajah beroda 6 yang telah mendarat di Mars sejak 25 Januari 2004. Setelah melakukan penjelajahan di Cape York, Opportunity akan melakukan perjalanan wilayah yang disebut Solander Point, daerah di tepi kawah Endeavour.

Pada 15 Mei 2013 lalu, NASA mengumumkan bahwa Opportunity memecahkan rekor perjalanan terjauh di permukaan benda langit selain Bumi, sejauh 35,76 kilometer. Rekor sebelumnya dipegang oleh misi Apollo 17 yang melakukan perjalanan di Bulan sepanjang 35,74 kilometer.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.