Kompas.com - 15/01/2013, 20:09 WIB
|
Editoryunan

SYDNEY, KOMPAS.com - Biolog asal Australia, Jodi Rowley, menemukan spesies katak baru di Vietnam. Katak itu berukuran cuma 9 cm tapi keahliannya mengagumkan, bisa terjun bak memakai parasut.

Spesies katak tersebut dinamai katak Helen (Rhacophorus helenae). Nama Helen diambil dari nama ibu Rowley, Helen Rowley, yang sedang menderita kanker ovarium namun memberikan dukungan pada anaknya untuk menjelajah Vietnam, meneliti katak.

Rowley mengungkapkan, katak terbang baru ini menjadi salah satu spesies katak terbang paling sibuk di dunia, mampu meloncat dari pohon ke pohon dengan jarak 20 meter dan sangat aktif.

"Katak ini punya tangan besar dan kaki yang dilengkapi selaput di seluruh bagian telapaknya. Betina spesies ini bahkan memiliki kulit berselaput di lengan depannya untuk membantu meluncur," papar Rowley. Betina spesies ini lebih besar dari jantannya.

Penemuan satu dari 80 katak terbang di dunia ini mengejutkan karena lokasi penemuan yang hanya berjarak kurang dari 100 km dari Ho Chi Minh City, salah satu kota terpadat di Vietnam.

"Awalnya mungkin terdengar aneh bahwa katak yang fantastis dan nyata itu bisa lepas dari pengamatan hingga sekarang, hidup di wilayah kurang dari 100 km dari kota berpenduduk lebih dari 9 juta orang," kata Rowley seperti dikutip National Geographic, Senin (14/1/2013).

Penemuan spesies ini menggembirakan sekaligus menyedihkan. Habitat di dekat pusat kota membuat ancaman kepunahannya besar. Wilayah suburban Ho Chi Minh City tak lepas dari pembangunan masif.

Sejauh ini, baru 5 individu yang ditemukan. Spesies ini dapat beradaptasi bila masih ada pohon besar dan kolam atau rawa. Jika seluruhnya hilang, katak ini sudah bisa dipastikan akan menghilang. Temuan katak ini dipublikasikan di Journal of Herpetology, Desember 2012.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Misteri Pemicu Zaman Es Akhirnya Terpecahkan, Apa Penyebabnya?

Fenomena
Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Mengapa Manusia Tak Bisa Minum Air Asin?

Oh Begitu
Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Hilal Idul Adha 2022 Kecil Kemungkinan Bisa Teramati, Ini Penjelasan BMKG

Fenomena
Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Gas Klorin Meledak di Pelabuhan Aqaba, Apa Itu?

Fenomena
Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Waspada Gejala Cacar Monyet, Apa Saja yang Harus Diperhatikan dari Hari ke Hari?

Oh Begitu
Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Viral Video Ikan Duyung di Pantai Ambon, Hewan Apa Itu?

Oh Begitu
Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Virus Polio Ditemukan pada Limbah Kotoran Manusia, Kok Bisa?

Fenomena
Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Cacar Monyet: Informasi Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Oh Begitu
Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Cegah Heat Stroke Selama Musim Haji 2022, Rompi Penurun Suhu Disiapkan untuk Jemaah

Oh Begitu
Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Diterapkan di 3 Kabupaten, Pendekatan Klaster Bisa Jadi Solusi Karhutla

Fenomena
2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

2 Kandidat Vaksin Pfizer-BioNTech Diklaim Tingkatkan Respons Kekebalan terhadap Varian Omicron

Oh Begitu
Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena Langka Bulan Baru Stroberi Mikro pada 29 Juni, Catat Waktunya

Fenomena
Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Indonesia Rentan Alami Karhutla, Pendekatan Klaster Dinilai Bisa Jadi Upaya Pencegahan

Oh Begitu
Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Marshanda Sempat Dikabarkan Hilang karena Manik Bipolar, Apa Itu?

Oh Begitu
Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Pertambangan Batu Bara Disebut Hambat Indonesia Capai Target Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.