Ini Alasannya, Kenapa Lampu LED Perlu Anda Pertimbangkan!

Kompas.com - 22/06/2011, 16:05 WIB
EditorLatief

KOMPAS.com - Selain estetika, pemakaian lampu berbasiskan LED (Light Emiting Diode) juga mampu menjawab kebutuhan hemat energi. LED mampu menghemat energi sampai 80 persen, apalagi usia pemakaiannya bisa sampai 25 tahun.

Hendry Syafrullah, Senior Marketing Manager Philips Lighting mengatakan, LED juga tidak menggunakan bahan mengandung merkuri dan tidak panas sehingga aman bagi orang tua dan anak-anak.

"Artinya, menyatukan antara kebutuhan estetika dan hemat energi sudah bukan lagi masalah saat ini," kata Hendry pada temu media "See What Light Can Do" di sela pameran Indonesia Building Materials & Technology Expo di JCC, Jakarta, Rabu (22/6/2011).

Dari berbagai sudut pandang, lanjut Hendry, LED saat ini terbilang lebih unggul meskipun harganya lebih mahal. Dari sisi ekonomi, lampu jenis ini mampu menghemat listrik sampai 80 % sehingga sangat hemat uang untuk membayar. Sementara dari sisi lingkungan, LED jelas mengurangi radiasi seperti yang ditimbulkan oleh lampu Bohlam CFL biasa.

"Dan, tentu saja, dari sisi kesehatan dan kenyamanan, cahaya lampu LED ini tidak menimbulkan keperihan mata karena daya silaunya begitu rendah.

Keunggulan

Selain menerapkan teknologi terkini, LED juga punya beragam keunggulan dibandingkan penggunaan lampu Bohlam CFL biasa. Keunggulan itu terutama dalam hemat energi, ramah lingkungan, serta tidak silau (ramah mata). Meskipun belum tercatat angka pastinya, keunggulan-keunggulan ini kemungkinan akan semakin menggeser pemakaian lampu Bohlam CFL biasa. 

Dengan penggunaan bahan semikonduktor, LED tidak memasok energi begitu besar ketimbang Bohlam CFL biasa. Berbicara kualitas pencahayaan juga begitu, karena Daya 9 Watt lampu LED ini hampir setara daya 60 Watt lampu Bohlam CFL biasa. Walhasil, kocek tidak akan kebablasan ketika harus membayar listrik di kantor PLN. Di sisi lain, karena terbilang hemat energi, teknologi LED juga sudah mulai diaplikasikan dalam LCD (Liquid Crystal Display).

Dibandingkan lampu Bohlam CFL biasa, keunggulan lain LED adalah rendahnya radiasi yang kerap muncul saat posisi mata dan lampu terlalu dekat. Ini terjadi, karena LED berbahan semikonduktor. Dengan tingkat silau yang juga lebih rendah, mata menjadi tidak perih.

Nah, tunggu apa lagi?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegah Ancaman Itu

Cegah Jakarta Tenggelam, Pemindahan IKN Saja Tak Akan Mencegah Ancaman Itu

Oh Begitu
Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Fenomena
Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Oh Begitu
Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Fenomena
Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.