SBY Bagikan Jutaan Biji Trembesi ke Semua Provinsi

Kompas.com - 13/01/2010, 18:55 WIB
Editorwah

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pengarahan dan pembekalan kepada Gubernur dan kepala Dinas kehutanan seluruh Indonesia, terkait dengan dikembangkannya budidaya dan penanaman pohon trembesi (Samanea saman). Pengarahan Presiden berlangsung di Istana Negara, dihadiri oleh unsur TNI, Polri, Perguruan Tinggi, LSM, Swasta dan jajaran Departemen kehutanan, baik pusat maupun daerah.

Pada kesempatan tersebut Presiden membagi biji pohon trembesi masing-masing 1 juta butir kepada para Gubernur di seluruh Indonesia untuk disemaikan dan dikembangkan di daerah masing-masing. "Bulan Desember yang lalu saya bertemu dengan para gubernur di Palangkaraya, ada asosiasi para Gubernur yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Di situ saya menyampaikan kepada para Gubernur, Insya Allah saya akan membantu untuk pengembangbiakan pohon trembesi dengan cara memberikan bantuan biji Trembesi," ujar SBY saat memebrikan arahan kepada para peserta di Istana Negara, Rabu (13/1/2010).

Presiden SBY juga memberikan bibit kepada dunia usaha dan pihak swasta atau dunia usaha itu untuk memancing kesadaran. "Dikasih sekian, dia pasti bisa memberikan jauh lebih banyak lagi. Oleh karena itu harapan saya, benar-benar terjadi kampanye nasional dalam rangka menyelamatkan bumi, melestarikan lingkungan di negeri kita," paparnya. Bukan hal yang gampang memang menanam biji trembesi, namu dengan kesabaran dan ketekunan dimungkinan trembesi bisa tumbuh dnegan subur. Hal itu bisa dilihat di halaman tengah Istana Negara di mana ada dua buah pohon trembesi yang ditanam pada jaman Presiden Soekarno dan usianya mencapai lebih dari seratus tahun.

"Yang kita persiapkan sekitar 42 juta biji. Kalau tumbuh, anggaplah yang konservatif 80 persen tumbuh dari biji itu, maka itu sudah lumayan. Kemudian setelah ditanam, mungkin yang jadi anggaplah 70 persen dari itu, itupun juga lumayan karena total kita merencanakan 240 juta biji trembesi. Tapi jangan salah paham, trembesi hanya salah satu dari upaya Gerakan Menanam dan Memelihara Pohon, hanya salah satu dari upaya penghijauan negeri kita, masih banyak jenis yang lain. Sebagai contoh kalau di lingkungan rumah tangga, pedesaan, itu bisa ditanam pohon-pohonan yang menghasilkan buah," jelasnya.

SBY menjelaskan bahwa apa yang ia inginkan dan dicanangkan saat ini tidak asal-asalan, tapi bagian integral dari upaya pengurangan CO2 atau emisi karbon Indonesia sebesar 26 persen pada tahun 2020. "Kalau hanya mengandalkan program pemerintah, meskipun Departemen Kehutanan merancang mulai tahun ini 500 ribu hektar pertahun, tapi itu belum cukup. Oleh karena itu saya mengajak seluruh rakyat Indonesia, seluruh komponen bangsa untuk melengkapi, memperkuat, menmperlebar, memperluas apa yang dilakukan Departemen Kehutanan itu dengan Gerakan Nasional Menanam dan Memelihara Pohon," tambahnya. (Persda Network/YON)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Ikan di 3 Sungai Besar di Pulau Jawa Terkontaminasi Mikroplastik, Studi Jelaskan

Fenomena
Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Fakta-fakta Tikus Mondok Hidung Bintang, Pemangsa Tercepat di Dunia

Oh Begitu
12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

12 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron, dari Italia hingga Australia

Oh Begitu
Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Gunung Kilauea, Gunung Berapi Paling Aktif yang Meletus Setiap Tahun

Oh Begitu
Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Bukan Isap Serbuk Sari, Spesies Lebah Ini Berevolusi Makan Daging

Oh Begitu
Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Ameer Azzikra Meninggal Dunia karena Pneumonia, Begini Cara Mencegah Penyakit Ini

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.