Ilmuwan Korea Selatan Menang Tuntutan Kloning

Kompas.com - 28/09/2009, 19:13 WIB
Editor

SEOUL, KOMPAS.com - Ilmuwan Korea Selatan, Hwang Woo-Suk, yang mendapat malu karena kasus kloning rekaan, memenangi hak cipta atas teknik kloning anjing. Demikian dikabarkan Hyun Sang-Hwan, teman ilmuwan tersebut, kepada kantor berita AFP, Sabtu (19/9) di Seoul, Korea Selatan.

Pengadilan distrik di Seoul menyatakan, teknik kloning tersebut berbeda dengan prosedur yang dipatenkan oleh the Seoul National University. RNL Bio yang membeli paten dari universitas tersebut menuntut Sooam Biotech Research Center yang dipimpin Hwang tahun lalu setelah tim Hwang memproduksi anjing hasil kloning untuk sebuah perusahaan bioteknologi di luar negeri.

Tim peneliti universitas itu melahirkan anjing kloning pertama di dunia, jenis Afgan, yang dinamai Snuppy, pada tahun 2005 di bawah tim pimpinan Hwang. Ia lalu dipecat karena studi kloning manusia yang dia laporkan ternyata hanya usaha penipuan. (AFP/ISW)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.