Salin Artikel

Kebersihan Peralatan Menyusui dan Makanan, Bantu Tumbuh Kembang Bayi

KOMPAS.com - Memastikan kebersihan peralatan menyusui dan makan pada bayi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang bayi.

Hal itu merupakan prioritas utama orangtua, dalam hal ini ibu, dalam upaya memenuhi kebutuhan nutrisi pada bayi, serta memastikan bayi tidak mengalami sakit.

Namun, tidak sedikit dari Anda sebagai ibu, tidak menyadari ada hal kecil yang berperan dalam menyumbang infeksi penyakit kepada bayi, yaitu kebersihan peralatan makan bayi.

Menurut dokter spesialis anak, dr Melanie Yudiana Iskandar, infeksi masih menjadi salah satu penyebab umum penyakit pada bayi yang menjadi pasiennya.

Hal ini dapat muncul ketika ibu kurang memerhatikan kebersihan, seperti tidak mencuci tangan atau peralatan menyusui dan makanan bayi dengan baik dan benar.

Adapun, peralatan yang sangat perlu dijaga kebersihannya yaitu peralatan yang bersentuhan langsung dengan Air Susu Ibu (ASI) dan dimasukkan ke mulut bayi.

"Seperti pompa ASI, kantong ASI perah, dan peralatan makan bayi, harus bersih dan terbebas dari berbagai macam kuman dan bakteri," kata Melanie dalam rilis bertajuk Philips Dukung Orangtua untuk Memenuhi Nutrisi dan Proteksi Higienis Bayi yang diterima Senin (13/1/2020).

Meskipun demikian, terlalu obsesi dalam menjaga kebersihan juga tidak begitu baik bagi tumbuh kembang bayi.

Oleh sebab itu, tidak perlu semua permukaan dilap sampai mengkilap, kata Melanie, karena lingkungan yang terlalu steril juga bisa mempersulit perkembangan imunitas bayi Anda.

"Sistem imun anak memang masih berkembang, namun memastikan kebersihan alat makan dan menyusuinya tetap harus dilakukan," ujar dia.

Anak akan secara natural terekspos pada bakteri di rumah dan sistem imunnya akan belajar melindungi diri.

Jika anak terekspos bakteri dan kuman dalam jumlah besar, akan tidak baik bagi sistem imunnya. 

Misalnya, terekspos bakteri dari peralatan atau makanan yang tidak higienis dan tangan yang tidak bersih saat memegang anak.

Sistem imun anak akan sulit mempertahankan diri karena terekspose bakteri. Akibatnya, anak dapat mudah sakit.

Terkait nutrisi anak, Melanie menekankan ASI sudah mengandung semua nutrisi yang diperlukan oleh bayi untuk enam bulan pertama.

Untuk itu, sebaiknya ibu memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, kemudian dilanjutkan lagi hingga anak berusia dua tahun, jika memungkinkan.

Dari persoalan inilah, menjadikan Philips AVENT untuk mendukung ibu baru dengan solusi yang terbukti klinis dalam pemeliharaan peralatan menyusui dan makan bayi, dengan kolaborasi bersama Sleek Baby.

"Kami ingin meyakinkan dan mendukung orangtua yang khawatir mengenai bagaimana memenuhi kebutuhan nutrisi bayi mereka dengan menyusui dan memastikan anak mereka selalu terlindungi dari risiko infeksi yang tidak perlu," kata Pim Preesman, Presiden Direktur Philips Indonesia.

https://sains.kompas.com/read/2020/01/13/191800123/kebersihan-peralatan-menyusui-dan-makanan-bantu-tumbuh-kembang-bayi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BMKG : Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

BMKG : Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia Hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Unik, Peneliti Temukan Fosil Dinosaurus Ekor Lapis Baja di Chili

Fenomena
Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Ukuran Gigi Taring Manusia Menyusut Seiring Waktu, Kok Bisa?

Oh Begitu
Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Terkubur 1.700 Tahun, Vila Romawi Ditemukan di Lahan Pertanian Inggris

Oh Begitu
Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Fakta-fakta Kelinci Laut, Siput Tanpa Cangkang yang Mirip Kelinci

Oh Begitu
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.