Salin Artikel

10 Spesies Burung Penyanyi Baru Ditemukan di Pulau Terpencil Indonesia

KOMPAS.com - Sepuluh spesies burung penyanyi (songbird) telah ditemukan di tiga pulau terpencil Indonesia. Burung-burung ini merupakan temuan baru di wilayah dengan cakupan geografis kecil dalam kurun waktu lebih dari 100 tahun.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Frank Rheindt dari National University of Singapore ini menjelajahi pulau Taliabu, Peleng, dan Batudaka di lepas pantai timur Sulawesi.

Peneliti menjuluki tiga pulau tersebut dengan dunia yang hilang di Wallacea. Ini tak lain karena lautan dalam yang mengelilingi pulau-pulau tersebut. Jadi saat permukaan laut jauh lebih rendah, tidak mungkin ada jembatan darat yang menghubungkan mahluk hidup ke pulau-pulau lain.

"Isolasi ini menjadikan pulau-pulau ini menjadi tempat yang menjanjikan bagi spesies endemik," kata Rheindt, dikutip dari Newsweek, Kamis (9/1/2020).

Ia juga menambahkan kalau pulau-pulau itu termasuk pulau yang paling jarang dikunjungi oleh kolektor sejarah sepanjang pada abad ke-19 dan awal abad ke-20. Hal itu semakin membuka peluang adanya spesies-spesies baru yang belum terdeteksi.

Tim peneliti menghabiskan 6 minggu di pulau-pulau itu. Dari penjelajahan, mereka menemukan lima spesies burung penyanyi bari dan lima sub spesies baru.

"Beberapa spesies baru sangat jarang ditemukan dalam satu wilayah. Jadi ini sangat tak biasa dan menjadi sebuah kejutan," tambah Rheindt.

Namun sayangnya, spesies baru yang ditemukan ini terancam oleh hilangnya habitat, baik yang disebabkan manusia dan lingkungan.

"Pulau yang kami kunjungi telah kehilangan habitat yang besar. Hutan di dataran rendah Taliabu telah ditebangi dan kini penebang sudah menembus hingga ketinggian 1000 meter.

Kekeringan panjang juga menyebabkan kebakaran di hutan Taliabu. Kejadian ini menghancurkan sebagian area dan ini mengancam spesies di sana.

"Kekeringan, kebakaran, dan suhu yang makin panas di masa depan akan menyebabkan semakin berkurangnya habitat yang cocok untuk burung-burung ini. Termasuk di dalamnya yang sangat terancam adalah spesies baru Taliabu Belalang Warbler yang memiliki habitat di dataran tinggi," papar Rheindt.

Untuk itu Rheindt menyebut perlu adanya tindakan konservasi jangka panjang. Ia dan timnya juga berencana untuk melanjutkan ekspedisi lanjutan untuk menemukan spesies-spesies baru lainnya.

https://sains.kompas.com/read/2020/01/11/120500223/10-spesies-burung-penyanyi-baru-ditemukan-di-pulau-terpencil-indonesia

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Oh Begitu
Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Oh Begitu
BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

Fenomena
Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Oh Begitu
Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.