Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Selamat Hari Ayah Nasional, Inilah 6 Ayah Terbaik di Dunia Hewan

KOMPAS.com - Selamat hari ayah nasional! Pada hari ini, kita menghormati ayah dan mengenang jasa dan perannya yang sangat luar biasa.

Turut meramaikan hari ayah nasional ini, Kompas.com Sains membahas ayah-ayah terbaik di dunia hewan. Berikut ulasannya:

1. Makaka barbary (Macaca sylvanus)

Bagi makaka barbary, hidup berputar di sekitar bayi. Alhasil, ketika musim bayi datang yakni pada musim semi, para ayah makaka barbary tidak akan ragu untuk menggendong bayi ke mana-mana, bahkan bayi yang bukan anaknya.

Padahal, menggendong bayi ke mana-mana bukan hal mudah. Julia Fischer dari German Primate Center menemukan bahwa ayah makaka barbary yang menggendong bayi memiliki tingkat hormon stres yang lebih tinggi.

Namun, ayah makaka barbary tidak akan menurunkan anaknya hanya karena stres. Sebab, bagi spesies ini, bayi merupakan cara untuk membangun jaringan sosial. Seperti manusia, ayah makaka barbary juga sanngat membanggakan anak-anaknya dan menggunakannya untuk memukau ayah lain dalam kelompok.

2. Burung Sandgrouse (Pteroclidae)

Di dunia manusia, ayah sering kali menjadi tulang punggung keluarga. Peran ini rupanya juga diemban oleh burung sandgrouse.

Hidup di gurun Namibia, air adalah barang langka di sekitar tempat bersarang sandgrouse. Alhasil, untuk memberi minum anaknya yang belum bisa terbang, ayah burung sandrouse harus terbang jauh, bahkan sampai 200 kilometer per hari, untuk membawakan minum bagi keluarganya.

Ketika sampai di mata air, burung sandgrouse lantas membasahi bulu-bulu di perutnya untuk membawa beberapa sendok makan air yang berharga. Waktu pengisian air ini cukup lama, yakni sekitar 15 menit, yang membuat mereka tereskpos predator.

3. Jacana spinosa

Ayah burung jacana merupakan contoh ayah rumah tangga paling baik di dunia hewan.

Pertama, dia membangun sarang, sementara Jacana spinosa betina berkeliling mencari lebih banyak pasangan.

Setelahnya, dialah yang berperan dalam menginkubasi telur dan merawat anak-anak yang baru menetas. Bahkan jauh setelah sang ibu pergi untuk bermigrasi, ayah Jacana spinosa akan tetap berada di sarang untuk merawat dan mengajari anak-anaknya hingga mandiri.

4. Serangga air raksasa (Lethocerus americanus)

Jangan melihat hewan ini dari rupanya saja. Walaupun tampangnya jelek, ayah serangga air raksasa adalah ayah yang luar biasa.

Lethocerus americanus betina bisa menghasilkan 150 telur. Setelahnya, Lethocerus americanus betina akan menempelkannya ke ayah Lethocerus americanus.

Selama tiga minggu hingga telur-telur tersebut menetas, ayah Lethocerus americanus pun merawatnya sendiri. Dia akan melindungi telur-telurnya, dan meluangkan waktu untuk berjemur agak mereka tidak lumutan.

5. Penguin kaisar (Aptenodytes forsteri)

Inilah ayah paling ikonis di dunia hewan, dan gelar ini bukan tanpa alasan. Setelah bertelur, ibu penguin kaisar akan pergi ke laut untuk makan, sementara sang ayah mengerami telur menggunakan bagian bawah perutnya yang berlemak.

Waktu mengerami ini berlangsung selama tiga bulan. Dengan suhu Antartika yang begitu dingin, sang ayah akan kehilangan setengah berat badannya selama mengerami telur.

Lantas bila telur menetas sebelum sang ibu kembali, ayah penguin kaisar yang sudah lama tidak makan ini akan memuntahkan kembali apa yang tersisa di perutnya untuk memberi makan sang anak.

6. Kuda laut

Bila ada satu hewan yang bisa mengalahkan ayah penguin kaisar, maka hewan itu pastinya adalah ayah kuda laut.

Usai kawin, ibu kuda laut akan meletakkan telur-telurnya di kantung telur sang ayah. Bagi kuda laut, ayahlah yang bertugas untuk mengandung dan melahirkan. Proses melahirkannya pun bukan perkara gampang. Sang ayah bisa melahirkan hingga berhari-hari.

Setelah anak-anaknya lahir, ayah kuda laut lantas akan kawin lagi dengan pasangan yang sama karena mereka adalah makhluk monogami, dan melahirkan kembali.

https://sains.kompas.com/read/2019/11/12/190715023/selamat-hari-ayah-nasional-inilah-6-ayah-terbaik-di-dunia-hewan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke