Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Halo Prof! Sudah Minum Obat GERD, Kok Mual Tidak Hilang-hilang?

KOMPAS.com - Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD adalah penyakit yang gampang-gampang susah untuk ditangani. Kesulitan mengontrol GERD juga dialami oleh seorang pembaca Kompas.com bernama Jordie Victor. Dia pun mengirimkan pertanyaannya ke Halo Prof!:

"Saya ingin tanya, saya sudah sakit GERD satu tahun enam bulan. Yang saya rasakan paling menggangu adalah mual yang muncul setiap saat hingga mengganggu nafsu makan saya. Obat-obatan dan jaga makan sudah saya lakukan, tetapi rasa mual ini tidak hilang-hilang."

"Ini kenapa ya, Dok, rasa mualnya tidak hilang? Mual tidak muncul pada pagi atau siang atau malam saja tapi setiap saat sepanjang hari. Mohon bantuannya, Dok."

Pertanyaan tersebut dijawab oleh dr. Hasan Maulahela, Sp. PD-KGEH, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi dari RS Pondok Indah – Pondok Indah. Berikut paparannya:

Halo Bapak Jordie, terima kasih atas pertanyaannya.

GERD (gastroesophageal Reflux Disease) terjadi ketika ada refluks atau aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan yang bisa mengakibatkan ulu hati terasa penuh dan ngilu atau sakit. GERD juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

Untuk mengurangi rasa sakit GERD yang sudah Bapak lakukan dengan meminum obat secara teratur dan jaga makan sudah tepat. Jangan lupa juga untuk hidup sehat dan mengurangi beban pikiran.

Namun, apabila Bapak juga mengalami rasa mual, mungkin ada pencetus lain di samping GERD. Mual dapat disebabkan oleh berbagai sebab, misalnya rangsangan dari makanan, infeksi, peradangan lambung, atau tingginya produksi asam lambung.

Kemungkinan besar yang dialami Bapak bukan hanya GERD, namun ada yang lain, misalnya gastritis. Peradangan di lambung atau yang disebut dengan gastritis menyebabkan pergerakan makanan menjadi lambat sehingga menyebabkan mual dan rasa begah. Gastritis ini bisa disebabkan oleh infeksi kuman (misalnya kuman H.pylori).

Apabila gejala mual terjadi terus menerus walaupun sudah minum obat, sebaiknya Bapak konsultasikan kondisi Bapak dengan dokter terdekat atau bisa mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Selanjutnya, untuk jenis obat yang harus diminum, harus dikonsultasikan juga dengan dokter terkait.

Lalu, sebaiknya dilakukan tindakan endoskopi saluran cerna atas untuk memastikan penyebab mual tersebut. Endoskopi saluran cerna atas adalah alat untuk meneropong kerongkongan, lambung, dan usus 12 jari. Kelainan-kelainan pada organ-organ tersebut dapat dilihat secara langsung dengan endoskopi.

Jika diperlukan, dokter akan mengambil biopsi (sampel jaringan) untuk melihat penyebab peradangan.

Semoga yang saya sampaikan dapat bermanfaat untuk mengatasi keluhan Bapak. Segera sehat lagi ya, Pak.

Salam sehat.

dr. Hasan Maulahela, Sp. PD-KGEH
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi
RS Pondok Indah – Pondok Indah

Punya pertanyaan terkait kesehatan dan sains yang membuat Anda penasaran? Kirimkan pertanyaan Anda ke haloprof17@gmail.com untuk dijawab oleh ahlinya.

https://sains.kompas.com/read/2019/08/28/090700223/halo-prof-sudah-minum-obat-gerd-kok-mual-tidak-hilang-hilang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke