Salin Artikel

Hidung Buatan Ini Bisa Deteksi Minyak Babi, Pastikan Makanan Halal

KOMPAS.com -Kandungan minyak babi sering jadi kontroversi. Bahan pangan kerap dibilang tidak halal sementara publik kadang sulit tahu dasarnya.

Irwandi Jaswir, ilmuwan Indonesia yang bekerja di International Islamic University Malaysia beserta timnya mengembangkan e-nose, hidung buatan yang bisa deteksi minyak babi.

Gagasan e-nose awalnya bermula dari pengujian yang dilakukan Irwandi pada lemak babi, lemak ayam, dan lemak sapi dengan kromatografi gas.

Irwandi menemukan bahwa meskipun secara umum kandungan lemak tiga hewan itu berbeda, jumlahnya bervariasi.

"Beberapa komponen yang ada di lemak babi itu ada dalam jumlah sangat banyak dibandingkan kedua lainnya," kata pria kelahiran Sumatera Utara tersebut.

Meskipun demikian, perbedaan itu sulit untuk dijadikan parameter. Sebab, komponen yang ada bisa terpengaruh dari bumbu-bumbu masakan juga.

"Banyak sih kajiannya sebelum pada akhirnya menyadari bahwa dari bau (aroma) lemak itu sendiri memiliki perbedaan,"ungkapnya.

Kemudian, para peneliti menganalisa komponen bau lemak. Bau dihasilkan tidak hanya dari satu komponen melainkan banyak komponen yang menyatu baru tenbentuk bau.

Dari sana, Irwan mengembangkan perangkat pendeteksi minyak babi bernama e-nose. Karena tantangan dari pemerintah Malaysia, e-nose akhirnya dibuat versi portable.

Meski saat ini masih ada kemungkinan untuk melakukan pengembangan, portable E-Nose itu sendiri telah dipatenkan dan nantinya segera dikomersilkan untuk bantu memastikan makanan halal.

Cara kerja portable E-Nose

Portable e-nose memiliki bio-sensor berukuran kurang lebih sebesar pena dan ramping.

Di dalamnya terdapat plat kecil (heater) untuk menaruh sampel makanan. Ada pula dual detektor untuk bau (aroma) guna mendeteksi alkohol dan/atau lemak babi.

Jika Anda membeli sebuah minuman softdrink atau bersoda, uap yang keluar dari tutup kemasan yang dibuka dekatkan portable e-nose tersebut, maka sensor pendeteksi alkohol akan berfungsi sensitivitasnya hingga kadar minimal 0,02 persen.

Untuk makanan yang padat, plat akan memanaskan bahan dan membuatkan menguap. Uap itu kemudian dideteksi oleh detektor yang ada. 

Jika, makanan tersebut mengandung lemak babi, akan keluar angka secara digital di badan portable E-nose mengenai jumlah kadar lemak babi itu.

Irwan mengatakan, alat yang dikembangkannya sudah memiliki sensitivitas tinggi sehingga siap dikomersilkan untuk menjawab kebutuhan deteksi minyak babi dan verifikasi makanan halal.

https://sains.kompas.com/read/2019/08/23/183000023/hidung-buatan-ini-bisa-deteksi-minyak-babi-pastikan-makanan-halal

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.