Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Misteri Tubuh Manusia, Kenapa Perut Kram saat Menstruasi?

Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologists, sebagian besar wanita mengalami ketidaknyamanan selama menstruasi, dan lebih dari setengahnya mereka mengalami rasa sakit menjelang menstruasi atau beberapa hari pertama saat menstruasi.

Biasanya, nyeri perut selama menstruasi adalah hal yang normal. Namun, jika rasa sakit yang dialami terasa berlebihan, bahkan sampai menyebabkan Anda harus bolos kerja atau kuliah, atau membuat Anda kesulitan dalam beraktivitas, mungkin diakibatkan oleh penyebab lain yang lebih serius.

Dismenore, nyeri perut yang normal terjadi saat haid

Menstruasi yang menyakitkan biasa dikenal dengan istilah dismenore. Beberapa gejala dismenore di antaranya meliputi kram atau nyeri perut bagian bawah, nyeri di punggung bawah, paha bagian dalam terasa ditarik, diare, mual, muntah, sakit kepala, dan pusing.

Untuk beberapa orang, dismenore dapat hilang dalam waktu singkat, meskipun tanpa diobati. Namun, ada juga di antara mereka yang harus minum obat tertentu untuk mengurangi rasa sakit akibat dismenore. Bahkan, ada juga yang tetap mengalami dismenore meskipun telah minum obat.

Siapa saja yang berisiko tinggi mengalami dismenore?

Ahli menyet mereka adalah perempuan di bawah usia 20 tahun, memiliki riwayat keluarga dengan dimesnore, memiliki kebiasaan merokok, siklus menstruasi yang tidak teratur, mengalami menstruasi pertama sebelum usia 11 tahun, dan sering mengalami perdarahan berat saat menstruasi.

Penyebab munculnya nyeri perut saat menstruasi

Nyeri perut saat menstruasi terjadi karena kontraksi di dalam rahim atau kandungan. Kontraksi otot rahim ini dipicu oleh hormon prostaglandin, yang kadarnya akan meningkat tepat sebelum menstruasi dimulai.

Jika selama siklus menstruasi terjadi kontraksi yang terlalu kuat, hal tersebut bisa menekan pembuluh darah di dekatnya, sehingga dapat memotong suplai oksigen ke dalam rahim. Akibatnya, rendahnya level oksigen dalam rahim bisa menyebabkan munculnya rasa sakit dan kram.

Namun, tak semua penyebab nyeri perut saat menstruasi diakibatkan oleh proses normal saat haid.

Ada kalanya muncul penyebab lain yang mendasari rasa sakit di perut selama haid. Berikut ini beberapa penyebab nyeri perut saat haid yang sering terjadi:

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi nyeri perut saat haid?

Untuk mengurangi nyeri haid, Anda perlu istirahat yang cukup, hindari kafein dan alkohol, hindari makanan yang banyak mengandung garam, olahraga teratur, atau memijat bagian bawah punggung dan perut.

Anda juga dapat mengompres punggung bagian bawah atau perut Anda dengan handuk yang dicelupkan ke air hangat atau dengan botol yang berisi air hangat.

Kemudian meminum obat pereda nyeri seperti acetaminophen, ibuprofen, naproxen, atau aspirin untuk menghilangkan nyeri yang dialami juga bisa menjadi solusi.

Anda dapat meminumnya segera setelah menstruasi atau saat nyeri perut mulai terasa. Namun, jika hal-hal tersebut tidak juga membantu Anda dalam mengurangi rasa sakit saat menstruasi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

https://sains.kompas.com/read/2019/04/25/160200223/misteri-tubuh-manusia-kenapa-perut-kram-saat-menstruasi-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke