Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Stalagmit Gua Kuno Ungkap Runtuhnya Kekaisaran Akkadia

Berkaitan dengan lengsernya peradaban besar itu, kini ahli telah mengetahui penyebabnya. Mereka menemukan jawabannya setelah mengamati stalagmit gua yang ada di Iran.

Menurut studi terbaru, stalagmit gua itu menunjukkan perubahan iklim yang ekstrem di masa lalu dan diyakini bertanggung jawab atas yang terjadi pada ketiga peradaban.

Suatu peradaban mengalami kejayaan dan akhirnya lengser karena berbagai alasan dan hingga kini matinya kerajaan Akkadia tetap kontroversial.

Beberapa sejarawan sebetulnya sudah mengaitkan peristiwa tersebut dengan perubahan iklim. Namun bagaimana peristiwa persisnyya tidak ada yang berhasil menjelaskannya. Ditambah lagi tidak ada aktivitas gunung berapi yang tercatat atau perubahan suhu matahari.

Namun hal itu berakhir setelah sekelompok tim yang dipimpin Stacy Carolin dari Universitas Oxford mempelajari stalagmit dari Gua Gol-e-Zard di Pegunungan Albrz Iran yang terbentuk antara 5.200 sampai 3.700 tahun yang lalu.

Pengamatan yang mereka lakukan menemukan sesuatu yang relevan.

Dalam laporan yang terbit di Prosiding National Academy of Sciences dijelaskan adanya lonjakan jumlah magnesium terhadap kalsium antara 4.510 sampai 4.260 tahun lalu.

Dilansir IFL Science, (24/12/2018), hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan stalagmit yang lebih lambat dan perubahan isotop oksigen batuan.

Perubahan ini berlangsung sekitar 110 sampai 290 tahun, masing-masing sebelum komposisi stalagmit kembali ke level sebelumnya.

Ini berarti, industri dan penambangan peradaban kuno berdampak pada perubahan kimia gua yang letaknya jauh.

Perubahan komposisi stalagmit menunjukkan peningkatan debu yang jatuh di pegunungan, yang pada gilirannya menunjukkan kekeringan di darat.

Pertumbuhan stalagmit yang lambat juga menjadi tanda kondisi sekitar yang lebih kering.

Sedimen dari Laut Merah dan Teluk Oman sebelumnya digunakan untuk menilik jejak masa lalu bahwa Asia Barat pernah mengalami kemarau panjang.

Ada perdebatan besar di antara para sejarawa tentang besarnya pengaruh perubahan iklim terhadap runtuhnya peradaban.

Di sisi lain, kita masih tidak mengatahui mengapa Mesopotamia mengering selama periode tersebut dan akhirnya sangat memengaruhi dua peradaban lainnya.

https://sains.kompas.com/read/2019/01/03/190300723/stalagmit-gua-kuno-ungkap-runtuhnya-kekaisaran-akkadia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke