Salin Artikel

Alternatif Terapi Cuci Darah untuk Tekan Pembiayaan BPJS Kesehatan

Kondisi tersebut, menurut Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek membuat meningkatnya pembiayaan kesehatan.

"Biaya penyakit tidak menular ini memang salah satu yang membuat BPJS Kesehatan mengalami kesulitan. Sebab 35 persen belanja BPJS habis untuk manfaat medis dari penyakit tidak menular," kata Menkes saat membuka acara Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-5 Indonesaia Health Economics Association (InaHEA) di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Beberapa klaim BPJS Kesehatan yang cukup tinggi antara lain penyakit jantung dengan total klaim Rp 9,25 triliun, gagal ginjal Rp 2.22 triliun, serta penanganan stroke Rp 2.21 triliun.

Untuk kasus penyakit gagal ginjal saat ini mayoritas pasien mendapatkan dialisis (cuci darah) rutin yang harus dilakukan seumur hidup.

Namun, akses pasien terhadap layanan cuci darah juga masih terbatas karena belum merata di semua wilayah Indonesia.

Menurut Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Ekonomi Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Prof.Budi Hidayat, dari berbagai kajian empiris di seluruh dunia, yang paling efisien dari segi biaya untuk gagal ginjal adalah transplantasi.

"Tapi, masalahnya terkait ketersediaan organ. Pilihan kedua yang lebih efisien adalah CAPD atau cuci darah lewat perut, namun di Indonesia jumlah cakupannya sangat kecil," ujar Budi dalam acara yang sama.

Metode CAPD dilakukan dengan cara memasang kateter pada perut pasien untuk menarik racun dari tubuh.

Saat ini cakupan CAPD di Indonesia baru 2-3 persen. Kemenkes menargetkan cakupannya bisa mencapai 30 persen pada tahun 2030.

Budi menambahkan, salah satu kendala dari kecilnya jumlah pasien CAPD di Indonesia adalah ketersediaan alat penyedia CAPD yang terbatas.

"Pemerintah perlu menyediakan ketersediaannya, BPOM juga perlu memfasilitasi untuk perijinan terkait, sehingga CAPD bisa segera digunakan," katanya.

https://sains.kompas.com/read/2018/11/02/094925823/alternatif-terapi-cuci-darah-untuk-tekan-pembiayaan-bpjs-kesehatan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

5 Kebiasaan Makan yang Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Kita
Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Daur Ulang Limbah Kayu Hasilkan Material Lebih Kuat dari Baja

Oh Begitu
Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Gejala Virus Hendra pada Manusia dan Cara Mencegahnya

Kita
Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Dikenal Punya Sengatan Berbisa, Bagaimana Kalajengking Kawin?

Oh Begitu
7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

7 Gejala Cacar Monyet dan Perbedaannya dengan Gejala Cacar

Oh Begitu
Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Usus, Penyakit yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal

Kita
Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Perkuat Informasi Maritim di Perairan Indonesia, BMKG Lepaskan Drifter dan Floats di Selat Makassar

Oh Begitu
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.