Salin Artikel

3 Hal Ini Bisa Selamatkan Nyawa Saat Terjadi Kecelakaan Pesawat

KOMPAS.com - Tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 pada Senin (29/10/2018) menimbulkan rasa khawatir tentang moda transportasi udara di masyarakat. Apalagi, kasus kecelakaan pesawat sering kali memakan korban.

Namun, tahukah Anda, ada beberapa hal yang sebenarnya bisa kita lakukan agar selamat dari kecelakaan pesawat? Menurut para ahli, hal-hal tersebut bisa membantu memastikan keselamatan Anda ketika terjadi kecelakaan pesawat.

1. Pakaian Bertahan Hidup

Maksud dari pakaian bertahan hidup adalah baju yang mudah dan praktis untuk bergerak dalam keadaan darurat.

"Bayangkan harus melarikan diri dari pesawat yang terbakat," ungkap Cynthia Corbett, spesialis faktor manusia di Lembaga Penerbangan Federal AS (FAA) dikutip dari Scientific American, Selasa (09/07/2013).

Artinya, menggunakan pakaian yang tepat saat akan menggunakan transportasi udara sangat perlu dilakukan.

Pakaian yang dianggap tepat misalnya saja celana dan baju berlengan panjang. Jenis pakaian ini bisa melindungi kulit kita dari api atau benda tajam.

Menurut laporan Badan Keselamatan Trasnportasi Nasional AS (NTSB), 68 persen penumpang tewas dalam kecelakaan pesawat diakibatkan oleh cedera karena kebakaran yang terjadi pasca-tabrakan.

"Kami lebih senang melihat Anda mengenakan sepatu bertali yang tidak mudah terlepas dan celana panjang," kata Corbett.

"Jeans juga bagus. Saya tahu itu akan sulit digunakan dalam musim panas, tapi celana pendek benar-benar berbahaya," imbuhnya.

2. Memilih Kursi

Sebuah analisis yang dipublikasikan dalam Popular Mechanics pada 2007 menunjukkan pentingnya memilih kursi dalam setiap penerbangan Anda.

Mereka menemukan bahwa penumpang yang duduk di bagian belakang pesawat secara signifikan lebih mungkin bertahan daripada penumpang yang duduk di bagian depan.

Analisis tersebut dihasilkan dari pengamatan terhadap kecelakaan pesawat fatal sejak 1971. Hasil tersebut mengungkap, orang yang duduk di belakang sayap memiliki peluang 40 persen lebih besar untuk bertahan hidup daripada penumpang di bagian depan pesawat.

Meski begitu, tidak semua kecelakaan pesawat mengikuti pola ini.

Terlepas dari analisis tersebut, Profesor Ed Galea, insinyur keselamatan kebakaran di University Greenwich Inggis menemukan bahwa orang yang bertahan hidup dalam kecelakaan pesawat biasanya duduk di dekat lorong keluar.

Galea menetapkan bahwa kursi di lorong agak lebih aman daripada di dekat jendela atau kursi tengah.

3. Aturan 90 Detik

90 detik pertama pasca kecelakaan pesawat adalah waktu paling krusial. Dalam waktu yang singkat ini, Anda perlu tetap tenang dan berusaha keluar dari pesawat dengan cepat.

Jika itu terjadi, peluang bertahan hidup akan jauh lebih besar.

Kebanyakan, dalam waktu awal ini, para penumpang jutru mendapat serangan panik dan tidak bisa melepas sabuk pengaman mereka. Ini mengapa dalam laporan NTSB, banyak korban kecelakaan pesawat ditemukan masih di kursi dengan sabuk pengaman mereka masih terikat.

"Itu sebabnya penting untuk mengetahui apa yang harus dilakukan, bahkan tanpa perintah," kata Corbett.

Alasan lain dari banyaknya korban saat kecelakaan pesawat adalah orang lebih fokus pada koper atau barang pribadi mereka. Alhasil, Corbet mengatakan, kita mungkin terjebak di pesawat dengan barang-barang tersebut.

https://sains.kompas.com/read/2018/10/30/190000923/3-hal-ini-bisa-selamatkan-nyawa-saat-terjadi-kecelakaan-pesawat

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Varian Beta dan Omicron dari Satu Negara, Mengapa Afrika Rawan Munculnya Varian Baru Covid-19?

Oh Begitu
Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Pecahkan Rekor, Wahana Antariksa Parker Ada di Jarak Terdekat dengan Matahari

Oh Begitu
BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

BMKG: Bibit Siklon Tropis 94W di Perairan Kamboja Pengaruhi Cuaca Indonesia

Fenomena
Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Nikel Indonesia Guncang Dunia, Ini Tanaman Penambang Nikel di Sorowako Sulsel

Oh Begitu
Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Ada Varian Baru Omicron, Akankah Gelombang 3 Pandemi Terjadi Akhir Tahun Ini?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

[POPULER SAINS] Apa Itu Pneumonia yang Dialami Ameer Azzikra | Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Kenapa Komodo Hanya Hidup di Indonesia?

Oh Begitu
Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Apa Itu Sarkoma Jantung, Kanker yang Diidap Virgil Abloh Sebelum Meninggal Dunia?

Oh Begitu
Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Varian Baru Omicron 500 Persen Lebih Menular, Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Bepergian Saat Nataru

Oh Begitu
Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Akibat Es Laut Arktik Mencair, Beruang Kutub Kejar dan Mangsa Rusa

Fenomena
Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Ameer Azzikra Meninggal karena Pneumonia, Begini Kaitan Pneumonia dan Infeksi Ginjal

Oh Begitu
Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Jejak Dinosaurus di Texas Tampak Aneh, Peneliti Menduga Jejak Kaki Depan Sauropoda

Fenomena
5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

5 Minuman yang Baik untuk Asam Lambung

Kita
Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Ikan Nila Mengandung Mikroplastik, Ikan di Pulau Jawa Tak Layak Dikonsumsi

Fenomena
5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

5 Manfaat Yodium untuk Kesehatan, Penting untuk Wanita Hamil

Kita
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.