Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Frustrasi Ingin Kawin, Zafar Si Lumba-lumba Lampiaskan Hasrat ke Turis

Menurut laporan BBC, lumba-lumba hidung botol yang dijuluki Zafar belakangan jadi agresif. Ia sering tertangkap sedang menggesekkan tubuhnya ke turis dan juga ke kapal.

Ia pun pernah mengagetkan seorang perempuan dengan tiba-tiba mengangkat tubuhnya ke udara menggunakan hidung dan pernah menghadang seorang perenang agar tidak bisa kembali ke daratan. Karena ulah Zafar, petugas teluk harus menjemput perenang itu agar bisa bebas dari kenakalan Zafar.

Padahal, beberapa bulan sebelumnya, Zafar dikenal sebagai lumba-lumba ramah dan sering menghibur pengunjung dengan atraksinya. Ia pun terkadang membiarkan perenang berpegangan pada siripnya untuk berenang bersama.

Perilaku Zafar yang menjadi lebih buruk membuat walikota Landévennec, salah satu kota di Teluk Brest, mengeluarkan aturan larangan berenang atau menyelam saat lumba-lumba berukuran tiga meter muncul di teluk. Walikota juga meminta untuk berada dalam jarak 50 meter dari Zafar.

Aturan yang dibuat oleh walikota setempat disejutui oleh seorang spesialis di Brest. Meski ahli mengatakan perilaku Zafar belum terhitung sangat agresif, dia mengingatkan lumba-lumba juga berpotensi menyebabkan bahaya yang tidak disengaja karena sirip ekornya.

Melampiaskan hasrat seksual ke manusia hingga patah hati

Menurut The Telegraph via Live Science, Senin (27/8/2018), lumba-lumba sering melakukan seks sebagai sarana hiburan dan tidak memiliki periode kawin yang spesifik. Terkadang energi seks dari lumba-lumba sering disalurkan ke spesies lain, termasuk manusia.

Sebagai contoh, The Guardian pernah melaporkan bahwa seorang pelatih lumba-lumba bernama Margaret Howe Lovatt pernah memutuskan untuk tinggal bersama lumba-lumba bernama Peter dalam rangka melakukan penelitian yang didanai NASA pada 1960-an.

Tak butuh waktu lama, Peter dengan cepat menunjukkan ketertarikan seksual pada Lovatt. Ia mulai menggesekkan tubuhnya ke lutut, kaki, dan tangan Lovatt.

Saat eksperimen berakhir, Peter dipindahkan ke tempat lain. Tapi ternyata di tempat baru ia melakukan "bunuh diri" denagn cara menahan napas.

Ahli menduga, hal tersebut dilakukan Peter si lumba-lumba karena ia patah hati.

https://sains.kompas.com/read/2018/08/29/180000723/frustrasi-ingin-kawin-zafar-si-lumba-lumba-lampiaskan-hasrat-ke-turis

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke