Salin Artikel

Foto: Detik-detik Dibukanya Peti Mati Hitam dari Zaman Firaun

KOMPAS.com – Sarkofagus atau peti mati hitam berusia 2.000 tahun yang ditemukan di Iskandariyah, Mesir, akhirnya telah dibuka. Sejauh ini, para ahli dan anggota tim yang membukanya belum terkena kutukan kuno seperti yang dirumorkan.

Berikut adalah detik-detik menegangkan tersebut dalam foto:

Peti mati dengan berat 27 ton ini sempat dikira menyimpan jasad Iskandar Agung. Pasalnya, penanggalan menunjukkan bahwa peti mati berasal dari tahun 323 SM atau periode Ptolemaic awal yang dimulai setelah kematian Iskandar Agung.

Banyak orang menolak peti mati itu dibuka karena rumor di tabloid yang menyatakan bahwa siapa pun yang membukanya akan terkena kutukan kuno.

Ketika para arkeolog mencoba membukanya, mereka terkejut akan bau menyengat yang keluar dari peti mati.

Bau itu rupanya bukan bau kutukan kuno, tetapi air selokan yang menyusup masuk ke dalam peti mati.

Para arkeolog juga tidak menemukan jasad Iskandar Agung, tetapi tiga tulang belulang yang tampaknya adalah tentara. Salah satunya mengalami keretakan di kepala.

Usai peti mati itu dibuka dan di hadapan para reporter, arkeolog dan sekretaris jenderal dari Kementerian Purbakala Mesir Mostafa Waziri mengatakan, saya adalah orang pertama yang memasukkan seluruh kepalaku ke dalam sarkofagus dan kini saya berdiri di hadapan Anda semua... Saya baik-baik saja.

https://sains.kompas.com/read/2018/07/24/200900023/foto--detik-detik-dibukanya-peti-mati-hitam-dari-zaman-firaun

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.