Salin Artikel

Tinggal di Luar Angkasa 5 Bulan, 3 Astronot Ini Pulang Kampung

KOMPAS.com - Tiga anggota kru Ekspedisi 55 Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) kembali ke Bumi pada Minggu (03/06/2018). Mereka mendarat dengan selamat di padang rumput di Kazakhstan.

Ketiga astronot tersebut adalah Norishige Kanai dari Jepang, Anton Shkaplerove dari Rusia, dan Scott Tingle dari Amerika.

Ketiganya kembali ke Bumi setelah tinggal di ISS selama 168 hari atau sekitar 5 bulan. Mereka kembali menggunakan sebuah kapsul ruang angkasa Soyuz milik Rusia.

Mendarat dengan Selamat

Dilansir dari Time, Minggu (03/06/2018), kapsul tersebut mendarat di Bumi pada pukul 6.39 malam waktu setempat tanpa kendala yang berarti.

Mereka keluar dari kapsul tersebut dalam waktu 30 menit. Ketika keluar dari kapsul, ketiga terlihat dalam konsisi baik.

Meski begitu, ketiganya segera di bawa ke Karaganda, 400 kilometer dari tempat pendaratan, untuk menjalani pemeriksaan medis. Setelah dipastikan baik-baik saja, mereka akan diterbangkan ke Moskow atau Houston.

Melakukan Banyak Percobaan

Dikutip dari laman resmi NASA, Minggu (03/06/2018), ketiga astronot ini telah menyelesaikan banyak percobaan di luar angkasa. Termasuk pengujian bahan, studi tentang efek gravitasi pada tulang belakang, dan penelitian pertumbuhan tanaman di ruang angkasa.

Selain itu, Tingle dan Kanai juga sempat melakukan spacewalk atau berjalan di luar angkasa. Hal ini mereka lakukan ketika memperbaiki lengan robot Canadarm2.

Sedangkan Shkaplerov melakukan spacewalk terpanjang dalam sejarah program antariksa Rusia, yaitu 8 jam 13 menit.

Kedatangan Kru Baru

Saat ini, ISS dijalankan oleh kru dari Ekspedisi 56 yaitu Drew Feustel dan Ricky Arnold dari NASA, serta Oleg Artemyev dari Roscosmos.

Ketiganya juga mempersiapkan kedatangan tiga awak baru pada Jumat (8/06/2018). Tiga awak baru tersebut adalah Serena Auñón-Chancellor dari NASA, Alexander Gerst dari ESA (European Space Agency), dan Sergey Prokopyev dari Roscosmos.

Mereka dijadwalkan akan diluncurkan Rabu, 6 Juni, dari Baikonur, Kazakhstan.

https://sains.kompas.com/read/2018/06/04/183500123/tinggal-di-luar-angkasa-5-bulan-3-astronot-ini-pulang-kampung

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorce Gamalama Idap Alzheimer, Ketahui Gejala hingga Cara Mencegahnya

Dorce Gamalama Idap Alzheimer, Ketahui Gejala hingga Cara Mencegahnya

Oh Begitu
Mengenal Pap Smear, Prosedur untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Mengenal Pap Smear, Prosedur untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Kita
Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

Perbedaan Bioma Stepa dan Sabana

Oh Begitu
Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Cumi-cumi yang Berenang di Laut Terdalam di Dunia Ditemukan di Filipina

Oh Begitu
Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Seismograf, Penemuan Alat Deteksi Gempa yang Pertama Kali Digunakan di China

Oh Begitu
Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Mengapa Letusan Gunung Berapi Tonga Sangat Besar dan Menimbulkan Tsunami? Ahli Jelaskan

Fenomena
Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Mengenal Egg Freezing, Prosedur yang Dijalani Luna Maya untuk Memiliki Anak

Oh Begitu
Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Ketahui Gejala Omicron yang Sering Muncul dan Cara Mencegah Penularannya

Oh Begitu
Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Panda Hanya Makan Bambu, Mengapa Tubuh Panda Tetap Besar?

Oh Begitu
Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Asteroid Besar Akan Melintas Dekat Bumi Awal Februari, Apakah Berbahaya?

Fenomena
Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Kanker Ovarium Disebut Silent Killer, Shahnaz Haque: Jangan Takut Pengobatannya, Takutlah Penyakitnya

Oh Begitu
NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

NASA Sebut Letusan Gunung Api Bawah Laut Tonga 500 Kali Lebih Kuat dari Bom Hiroshima

Fenomena
Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Studi Baru Ungkap Jumlah Lubang Hitam di Alam Semesta

Oh Begitu
Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Antisipasi Lonjakan Kasus Omicron, PPKM di Indonesia Diperpanjang dan Dievaluasi

Oh Begitu
[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

[POPULER SAINS]: Mengenal Ular Pucuk | Sopir Kalteng Meninggal Disengat Tawon Vespa | Kepunahan Massal Keenam

Oh Begitu
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.