Salin Artikel

Lagi, Paus Sperma Mati Akibat 29 Kilogram Plastik di Perutnya

Sejumlah peneliti kemudian melakukan otopsi terhadap paus tersebut untuk memastikan penyebab kematiannya.

Peneliti mengungkap, mereka menemukan sampah plastik seberat 29 kilogram di perut dan usus paus. Sampah manusia itu meliputi potongan tali, jaring, kantong plastik, karung rafia, dan jeriken plastik.

Para ahli dari Pusat Penyelamatan Satwa El Valle pun percaya bahwa paus yang memiliki panjang 10 meter dan berat sekitar 6,6 ton itu meninggal akibat mengalami peradangan pada dinding bagian dalam perut yang dsebut peritonitis.

Peritonitis umumnya dipicu oleh infeksi bakteri atau jamur. Dalam kasus paus, peneliti menduga peritonitis muncul karena sejumlah besar plastik yang tidak dapat dicerna.

Ancaman semakin banyak spesies laut yang mati karena sampah laut mungkin semakin nyata jika manusia tidak melakukan perubahan.

Apa lagi tercatat ada 5,2 triliun ton plastik mengambang di lautan dunia, termasuk laut jauh seperti laut Arktik dan laut dalam. Mungkin pada 2025 nanti angka tersebut akan meningkay sampai tiga kali lipat dan 2050 jumlah sampah plastik di laut lebih banyak dari jumlah populasi ikannya.

Dilansir IFL Science, Senin (9/4/2018), dunia telah memperhatikan ancaman ini. Uni Eropa baru-baru ini mengumumkan strategi yang digunakan untuk menangani sampah plastik yang bertujuan agar semua sampah plastik dapat digunakan kembali atau didaur ulang pada 2030. PBB juga telah berkomitmen untuk mengakhiri polusi plastik.

"Banyak hewan terperangkap dalam sampah atau menelan plastik dalam jumlah besar yang menyebabkan kematian mereka. Sebab itu kami melakukan kampanye untuk melindungi kehidupan laut dari polusi plastik dan mencegah pembuangan sampah ke laut," ujar Direktur Jenderal Lingkungan Hidup Consuelo Rosauro di pemerintahan Murcian, Spanyol, kepada Telegraph, Jumat (6/4/2018).

"Sampah plastik adalah ancaman terbesar yang memengaruhi kehidupan laut," tegasnya.

https://sains.kompas.com/read/2018/04/10/183100723/lagi-paus-sperma-mati-akibat-29-kilogram-plastik-di-perutnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

3 Manfaat Ikan Tuna Kalengan untuk Kesehatan

Oh Begitu
Media Sosial Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Media Sosial Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.