Salin Artikel

2019, China Luncurkan Satelit Komersial yang Bisa Ditarik Kembali

KOMPAS.com – Di tengah membesarnya masalah sampah antariksa, China mengumumkan rencana mereka untuk menawarkan satelit komersial yang bisa ditarik kembali pada 2019 atau 2020.

Rencana ini diungkapkan oleh Presiden China Academy of Space Technology (CAST), Zhang Hongtai, kepada China Central Television, seperti dikutip oleh media resmi pemerintah China, Xinhua, Sabtu (17/3/2018).

Zhang berkata bahwa satelit yang bisa ditarik kembali adalah bagian penting dari kemampuan antariksa China dan sangat bisa diandalkan. Pasalnya, China telah berhasil menarik kembali lebih dari 20 satelit yang telah mengudara di luar angkasa sejak 1975.

“Kita berencana untuk meningkatkan teknologi ini dalam usaha memuaskan kebutuhan pengguna komersial,” ujarnya.

Satelit ini diprediksi akan memiliki peran penting dalam berbagai eksperimen luar angkasa. Sebab, para peneliti akan bisa mengirim eksperimen mereka, baik itu bidang biologi maupun pengobatan, ke luar angkasa dan mengambil hasilnya setelah selesai.

China sendiri telah menggunakan satelit semacam ini untuk mengirim biji ke luar angkasa dan mengamati perkembangannya setelah terpapar lingkungan mikrogravitasi dan radiasi kosmik yang jauh lebih tinggi daripada di bumi.

Kini, CAST sedang berusaha menarik perhatian calon konsumen agar dapat membuat satelit berdasarkan kebutuhan mereka. Insitusi yang membuat satelit dan wahana antariksa ini juga akan membangun rantai industri yang mendukung rencana ini.

https://sains.kompas.com/read/2018/03/21/080600723/2019-china-luncurkan-satelit-komersial-yang-bisa-ditarik-kembali

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes Budi Beberkan Upaya Tangani Stunting di Indonesia, Apa Saja?

Menkes Budi Beberkan Upaya Tangani Stunting di Indonesia, Apa Saja?

Oh Begitu
Apakah Buaya Termasuk Dinosaurus?

Apakah Buaya Termasuk Dinosaurus?

Oh Begitu
Apa Saja Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak?

Apa Saja Manfaat Bermain Puzzle untuk Anak?

Oh Begitu
Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Tikus Diduga Menjadi Inang Virus Langya di China, Ini Kata Peneliti

Oh Begitu
Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Vaksinasi Vs Infeksi, Mana yang Lebih Meningkatkan Antibodi Covid-19?

Oh Begitu
4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

4 Alasan Tubuh Perlu Istirahat dari Rutinitas Olahraga

Oh Begitu
Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Studi Sebut Benua Tercipta dari Meteorit Raksasa yang Tabrak Bumi

Oh Begitu
Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Kelapa Genjah, Kenali Karakteristik dan Varietasnya

Oh Begitu
Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fosil Tulang Mammoth di New Mexico Ungkap Pembantaian yang Dilakukan Manusia

Fenomena
Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Sero Survei Ungkap 98,5 Persen Penduduk Indonesia Memiliki Antibodi Covid-19

Oh Begitu
Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Peringatan Dini Gelombang Tinggi dari Sabang hingga Perairan Yogyakarta

Fenomena
6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

6 Dampak Perubahan Iklim pada Terumbu Karang

Fenomena
Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Jangan Lewatkan Puncak Hujan Meteor Perseid 13 Agustus, Begini Cara Menyaksikannya

Fenomena
98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

98,5 Persen Masyarakat Indonesia Miliki Antibodi Covid-19, Perlukah Vaksin Booster Kedua?

Fenomena
[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

[POPULER SAINS] BMKG Deteksi Siklon Tropis Mulan | Harta Karun di Kapal Karam | Fenomena Supermoon Sturgeon Moon | Vaksin Comirnaty Diizinkan untuk Anak 16-18 Tahun

Oh Begitu
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.