Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Peringatan dari Para Ilmuwan: Kita Tidak Siap untuk Perubahan Iklim

KOMPAS.com – Sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances memberi kita peringatan baru untuk berusaha lebih keras dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pada saat ini, studi tersebut menunjukkan bahwa kita masih tertinggal dari tujuan dalam Persetujuan Paris dan konsekuensinya bisa luar biasa. Kemungkinan panas, kekeringan, dan curah hujan ekstrem bisa meningkat di 90 persen wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Asia Timur.

Salah satu penulis studi, Noah Diffenbaugh yang seorang profesor sains sistem bumi di Stanford University, mengatakan, kita tidak siap untuk iklim hari ini, apalagi pemanasan global sebanyak satu derajat lagi.

Perlu Anda ketahui, salah satu poin utama dari Persetujuan Paris 2015 adalah menjaga agar laju kenaikan temperatur global hingga 2100 di bawah 2 derajat celcius, dengan target ideal 1,5 derajat celcius.

Perbedaan 0,5 derajat celcius tersebut mungkin terdengar kecil, tetapi studi membuktikan bahwa efeknya terhadap kemungkinan cuaca ekstrem sangat luar biasa.

Sayangnya, data dari Program Lingkungan PBB menunjukkan bahwa pengurangan emisi gas rumah kaca yang kita lakukan sekarang masih meningkatkan temperatur global hingga 3,2 derajat celcius. Beberapa negara bahkan tampak tidak berusaha sama sekali.

Para peneliti berkata bahwa kita harus segera mengencangkan ikat pinggang bila ingin memenuhi target Persetujuan Paris. Mereka juga mengingatkan bahwa emisi gas rumah kaca kita sekarang akan ada di atmosfer hingga beberapa dekade ke depan.

https://sains.kompas.com/read/2018/02/20/170600423/peringatan-dari-para-ilmuwan--kita-tidak-siap-untuk-perubahan-iklim

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke