Salin Artikel

Gunakan Drone, Peneliti Ungkap Kandungan Air yang Disemburkan Paus

KOMPAS.com - Air semburan dari lubang punggung paus ternyata mengandung sejumlah bakteri. Itu bisa digunakan untuk mengetahui kesehatan paus dan populasinya.  

Seorang kandidat profesor di Universitas Macquarie Fakultas Ilmu Biologi, Vanessa Pirotta, melakukan terobosan baru dengan menggunakan drone untuk mengambil sampel air yang tersembur dari lubang tersebut. 

"Drone lebih efisien, hemat dan aman untuk digunakan. Ukurannya kecil dan belum ada bukti ikan paus terganggu dengan keberadaan drone saat di berada di dekat mereka. Mungkin paus tidak menyadari ada drone di atas mereka," katanya Pirotta seperti dikutip Australian Geography, Senin (15/1/2018).

Untuk mengambil sampel air, biasanya peneliti harus berenang mendekati mamalia seberat 80 ton itu dengan membawa tongkat panjang yang ujungnya dipasangi alat seperti cawan. Untuk melakukannya, peneliti menghadapi risiko besar.

Cara lain yang biasa dilakukan adalah mengumpulkan cairan lendir paus yang telah terdampar atau yang sudah mati akibat diburu manusia. Namun, dalam kondisi tersebut sampel lendir paus sudah terinfeksi.

Drone yang digunakan Pirotta tersebut berhasil mengumpulkan sejumlah bukti tentang paus. Lendir yang ia kumpulkan selama percobaan awal tersebut mengungkap bakteri apa saja yang hidup di paru-paru paus.

"Dari sini kami dapat membandingkan temuan kami dengan penelitian lain dengan menggunakan metode serupa. Hasil penelitiannya dapat digunakan untuk memantau paus yang sakit atau perkembangan populasinya," kata Pirotta.

Selain itu, pengamatan menggunakan drone juga dapat digunakan untuk memantau kesehatan spesies laut lainnya.

"Kami memilih paus bungkuk sebagai spesies penelitian karena setiap tahun mereka datang dengan jumlah sangat banyak di Sydney. Idealnya, metode ini juga bagus untuk melakukan penelitian terhadap paus di wilayah Selatan yang populasiya lebih sedikit,"katanya.

https://sains.kompas.com/read/2018/01/15/181813323/gunakan-drone-peneliti-ungkap-kandungan-air-yang-disemburkan-paus

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peneliti Amerika Serikat Temukan Pengobatan Potensial Diabetes Tipe 1, Seperti Apa?

Peneliti Amerika Serikat Temukan Pengobatan Potensial Diabetes Tipe 1, Seperti Apa?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan dengan Bersepeda

Kita
Wahana Antariksa Voyager 1 Kirim Data Misterius, Bikin Ilmuwan Bingung

Wahana Antariksa Voyager 1 Kirim Data Misterius, Bikin Ilmuwan Bingung

Oh Begitu
Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Oh Begitu
WHO Laporkan Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di 12 Negara, Mana Saja?

WHO Laporkan Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di 12 Negara, Mana Saja?

Kita
Temuan Batu Alien di Mesir, Peneliti Sebut Berasal dari Supernova Langka

Temuan Batu Alien di Mesir, Peneliti Sebut Berasal dari Supernova Langka

Oh Begitu
Asteroid Sebesar Empat Kali Gedung Empire State Melesat ke Arah Bumi pada 27 Mei 2022

Asteroid Sebesar Empat Kali Gedung Empire State Melesat ke Arah Bumi pada 27 Mei 2022

Fenomena
5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

5 Minyak Terbaik untuk Kesehatan, Salah Satunya Minyak Zaitun

Oh Begitu
Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Ikan Pari Manta, Ikan Pari Terbesar di Dunia yang Terancam Punah

Oh Begitu
Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Studi Ungkap Sebelum Dikorbankan untuk Persembahan Dewa, Anak Suku Inca Diberi Obat Halusinasi

Oh Begitu
Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Perubahan Iklim Bikin Jam Tidur Terganggu, Kok Bisa?

Fenomena
CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

CDC Ungkap Bukti Infeksi Adenovirus Sebabkan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Mengidolakan Berlebih, Bisa Jadi Tanda Hubungan Parasosial

Kita
5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

5 Penyakit Ginjal yang Paling Umum, Salah Satunya Batu Ginjal

Kita
6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

6 Cara Mencegah Kanker Usus seperti yang Diidap Achmad Yurianto Sebelum Meninggal Dunia

Kita
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.