Salin Artikel

Infeksi E Coli Mewabah di AS, Diduga Sayur Ini Penyebabnya

KOMPAS.com -- Dalam dua bulan terakhir, 58 orang di Amerika dan Kanada jatuh sakit akibat infeksi bakteri Escherichia coli. Bakteri yang hidup di usus manusia dan hewan ini diduga tinggal di makanan, seperti daun selada romaine.

Daun selada romaine merupakan salah satu jenis selada yang banyak ditemukan dan dikonsumsi oleh masyarakat Amerika. Nama lainnya adalah selada cos.

Dibanding selada yang lain, romaine memiliki tekstur yang lebih renyah dan berair. Selada ini juga memiliki lembaran daun yang lebih panjang dan kaku dengan tulang daun yang sedikit lebih tebal. Biasanya, romaine memiliki rasa sedikit pahit.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) yang dihimpun sejak 15 November sampai 8 Desember 2017, infeksi penyakit karena E coli ditemukan di 13 negara bagian Amerika.

Seperti California, Connecticut, Illinois, Indiana, Michigan, Nebraska, New Hampshire, New York, Ohio, Pennsylvania, Virginia, Vermont dan Washington. Ada satu orang warga Kanada yang meninggal karenanya.

Dilansir Newsweek, Jumat (5/1/2018), sebagian besar pasien yang terinfeksi bakteri E coli mengaku sakit setelah makan selada romaine. Namun, terkait apakah selada menjadi sumber bakteri E coli untuk hidup masih belum dipastikan

CDC mengaku masih melakukan penelitian lebih dalam terkait hal tersebut. Sebab, bakteri E coli sebenarnya dapat ditemukan di berbagai sumber masakan, termasuk sayuran hijau, ayam, sapi, dan bahan tepung.

Oleh sebab itu, CDC masih belum bisa memastikan bakteri tersebut datang dari mana. Sejauh ini, penelitian terkait infeksi masih terus dilakukan.

"Karena kami belum mengidentifikasi sumber infeksi, CDC tidak dapat merekomendasikan apakah masyarakat harus menghindari makanan tertentu. Investigasi masih berlangsung dan nanti akan ada tambahan informasi lagi," bunyi pernyataan resmi tersebut.

CDC berkata, bakteri yang menginfeksi tubuh manusia biasanya akan menyebabkan diare, infeksi saluran kemih, atau bahkan pneumonia (infeksi paru-paru).

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri dari makanan yang dikonsumsi, biasanya akan membuat penderita merasa kram perut, diare, hingga muntah.

"Sampai saat ini belum ada cukup bukti epidemiologi (ilmu yang mempelajari pola kesehatan dan penyakit). Meski beberapa orang yang sakit melaporkan mereka bahwa mereka makan selada romaine, tapi data awal menunjukkan bahwa mereka (pasien) tidak lebih sering makan selada romaine daripada orang sehat," kata juru bicara CDC, Britanny Behm.

Sampai informasi lain diturunkan, semoga berita ini tidak mengubah resolusi tahun baru Anda untuk makan lebih banyak sayuran.

https://sains.kompas.com/read/2018/01/08/190600923/infeksi-e-coli-mewabah-di-as-diduga-sayur-ini-penyebabnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.