Salin Artikel

Galaksi Tertua di Jagat Raya Ditemukan

KOMPAS.com- Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dilakuan di Universitas Teknologi Swinburne dan Universitas Nasional Australia menemukan keberadaan sebuah galaksi kuno. Bahkan, galaksi ini dianggap sebagai nenek moyang galaksi spiral modern seperti Bima Sakti.

Penemuan ini juga diharapkan untuk membuka rahasia tentang galaksi Bima Sakti.

"Galaksi spiral sangat langka di alam semesta awal, dan penemuan ini membuka pintu untuk menyelidiki bagaimana galaksi beralih dari ketidakteraturan menjadi cakram yang teratur dan tipis seperti galaksi Bima Sakti kita sendiri," Renyue Cen, co-author penelitian ini dan astronom senior di Universitas Princeton dikutip dari Space.com, Selasa (7/11/2017).

Para peneliti memberi nama galaksi kuno tersebut A1689B11. Galaksi ini merupakan temuan terbaru para astronom yang menyakini galaksi tersebut adalah yang tertua dan terantik dalam kurun waktu 11 miliar tahun.

Galaksi kuno ini sendiri berjarak sangat jauh dari bumi. Selain itu, galaksi kuno tersebut diperkirakan paling tua karena alam semesta sendiri diperkirakan baru berusia 13-14 miliar tahun dan terbentuk setelah peristiwa Big Bang.

Galaksi ini diklaim tidak hanya kuno, namun juga antik. Untuk mengetahui keberadaannya saja, para peneliti membutuhkan kerja keras dan mengeluarkan seluruh pengetahuan tentang matematika dan teknologi mutakhir.

Bukan hal mudah untuk menemukan galaksi kuno, juga mengungkap umur atau jaraknya. Peneliti sudah mengalami kesulitan saat memecahkan masalah cahaya untuk jarak galaksi.

Dikutip dari BGR pada Selasa (7/11/2017), sesungguhnya, lokasi A1689B11 dikaburkan oleh sebuah gugusan galaksi besar yang letaknya menghalangi titik pandang manusia di Bumi.

Untung saja, pengaruh gravitasi memecahkan masalah pengamatan para astronom tersebut. Gravitasi mempengaruhi posisi sumber cahaya yang berada di belakang gugusan galaksi besar, menciptakan efek lensa gravitasi.

Di dalam posisi tersebut, astronom dapat melihat sebetulnya arah cahaya diperbesar saat membengkok di sekitar objek dan berlanjut pada arah yang kira-kira sama dengan awalnya.

Kondisi ini yang memungkinkan ilmuwan melihat jelas informasi galaksi kuno tersebut. Gambar yang ditangkap lewat lensa gravitasi juga memberikan gambarannya sangat jelas tentang formasi spiral lama dapat ditentukan.

Para ilmuwan berharap A1689B11 dapat memberi lebih banyak pengetahuian tentang formasi beberapa galaksi spiral paling awal.

https://sains.kompas.com/read/2017/11/09/163500123/galaksi-tertua-di-jagat-raya-ditemukan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Tidak Perlu Mandi Setiap Hari, Benarkah?

Bayi Tidak Perlu Mandi Setiap Hari, Benarkah?

Oh Begitu
Dari Mana Angin Berasal?

Dari Mana Angin Berasal?

Fenomena
Ciri-ciri dan Karakteristik Titanoboa, Ular Terbesar di Dunia yang Sudah Punah

Ciri-ciri dan Karakteristik Titanoboa, Ular Terbesar di Dunia yang Sudah Punah

Oh Begitu
3 Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh

3 Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh

Kita
5 Penyakit Kulit yang Langka

5 Penyakit Kulit yang Langka

Kita
Apa Makanan Biawak?

Apa Makanan Biawak?

Oh Begitu
Dampak Menghirup Gas Air Mata, Batuk hingga Kematian akibat Gagal Napas

Dampak Menghirup Gas Air Mata, Batuk hingga Kematian akibat Gagal Napas

Oh Begitu
Mandi Air Es Bermanfaat bagi Kesehatan, Begini Penjelasan Sains

Mandi Air Es Bermanfaat bagi Kesehatan, Begini Penjelasan Sains

Kita
Ada Lebih Banyak Ras Anjing daripada Kucing, Apa Alasannya?

Ada Lebih Banyak Ras Anjing daripada Kucing, Apa Alasannya?

Oh Begitu
5 Bulan Paling Menakjubkan di Tata Surya

5 Bulan Paling Menakjubkan di Tata Surya

Oh Begitu
Apakah Tata Surya Memiliki Batas?

Apakah Tata Surya Memiliki Batas?

Oh Begitu
Bagaimana Cara Lumba-lumba Menyusui Anaknya di Dalam Air?

Bagaimana Cara Lumba-lumba Menyusui Anaknya di Dalam Air?

Oh Begitu
Wahana Antariksa Juno Potret Permukaan Satelit Jupiter dari Dekat

Wahana Antariksa Juno Potret Permukaan Satelit Jupiter dari Dekat

Fenomena
Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Oh Begitu
Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.