Salin Artikel

Kisah Perang Dua Dunia antara Hiu dan Aligator Terbukti Kebenarannya

Pertarungan yang berakhir dengan dimangsanya hiu oleh aligator jenis Aligator Amerika (Alligator mississippiensis) ini, memang sebelumnya pernah terjadi.

Namun kasus semacam itu tidak pernah dipelajari secara menyeluruh karena kedua spesies tersebut tinggal di dua habitat yang terpisah.

Barulah James Nifong ahli ekologi dari Kansa State University dan Ruseell Lowers ahli biologi margasatwa, meneliti literatur ilmiah dan sejarah serta berkonsultasi dengan ahli untuk mengetahui kasus-kasus aligator yang menyerang elasmobranchii, sub kelas ikan bertulang rawan yang antara lain mencakup hiu dan pari.

Salah satu laporan yang ditemukan oleh Nifong adalah artikel yang diterbitkan oleh majalah olah raga The Fishing Gazette yang berjudul 'Aliligator and Shark Fight'.

Artikel yang diterbitkan pada 5 oktober 1877 ini menuliskan mengenai pertempuran epik antara aligator amerika dan hiu yang tidak diketahui jenisnya di sebuah lubang yang terisi air pasang di dekat Jupiter, Florida.

"Mereka berkelahi" tulis salah satu saksi mata dalam majalah tersebut.

Meski hidup di dua habitat yang berbeda, pertemuan kedua spesies itu mungkin saja terjadi.

Di daerah pesisir dimana ekosistem laut bertemu dengan muara, terkadang hiu dan ikan pari akan berpindah dari habitat asli mereka ke habitat campuran air tawar dan air asin di dekat pantai.

Rupanya perpindahan habitat bukanlah ide yang baik. Hiu justru masuk perangkap pemangsa yang dapat beradaptasi dengan kondisi asin perairan pesisir ini, aligator.

"Aligator mencari air tawar di lingkungan dengan kadar garam tinggi," kata Nifong seperti dikutip dari Science Alert, Selasa (17/10/2017).

"Saat hujan sangat deras, mereka benar-benar bisa menyesap air tawar dari permukaan air asin. Hal itu bisa memperpanjang waktu tinggal mereka di lingkungan air asin," jelasnya lagi.

Dari penelitian tersebut, Nifong juga mengambil konkulsi bahwa A. mississippiensis dengan senang hati mencari sumber makanan diluar kebiasaan mereka.

"Aligator bersifat oportunistik. Mereka tidak akan melewatkan sebagian besar protein yang sedang berenang di dekat mereka," kata Nifong.

Sementara kesulitan yang dihadapi peneliti adalah membuktikan keberadaan yang sudah ditelah aligator.

Saat peneliti memompa usus aligator untuk menganalisis apa yang telah mereka konsumsi, mereka tidak menemukannya.

"Sebagian besar mangsa yang sudah dimakan berubah menjadi bubur dengan cepat di dalam perut mereka," kata Adam Rosenblatt, ahli ekologi dari University of North Florida yang tidak terlibat dalam studi tersebut.

"Semuanya berubah menjadi satu tumpukan besar makanan yang tidak bisa dibedakan, kecuali bagian tubuh tertentu seperti rambut dan kerang," tambahnya.

https://sains.kompas.com/read/2017/10/18/204332823/kisah-perang-dua-dunia-antara-hiu-dan-aligator-terbukti-kebenarannya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbuat dari Apa Darah Manusia?

Terbuat dari Apa Darah Manusia?

Kita
3 Manfaat Rambutan Menurut Sains

3 Manfaat Rambutan Menurut Sains

Oh Begitu
Manfaat Ajaib Daun Kelor untuk Kulit, Cegah Jerawat hingga Bibir Kering

Manfaat Ajaib Daun Kelor untuk Kulit, Cegah Jerawat hingga Bibir Kering

Oh Begitu
Dampak Perubahan Iklim Sebabkan Warna Danau Bumi Ikut Berubah

Dampak Perubahan Iklim Sebabkan Warna Danau Bumi Ikut Berubah

Oh Begitu
Kenapa Lumba-lumba Pintar?

Kenapa Lumba-lumba Pintar?

Oh Begitu
Apakah Dinosaurus Termasuk Reptil?

Apakah Dinosaurus Termasuk Reptil?

Oh Begitu
Ada 4 Jenis Burung Puffin di Dunia, Apa Saja?

Ada 4 Jenis Burung Puffin di Dunia, Apa Saja?

Oh Begitu
4 Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam

4 Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam

Oh Begitu
6 Penyebab Nyeri Tangan yang Harus Diwaspadai

6 Penyebab Nyeri Tangan yang Harus Diwaspadai

Oh Begitu
5 Perbedaan Kuda Poni dan Kuda Biasa yang Sering Dikira Sama

5 Perbedaan Kuda Poni dan Kuda Biasa yang Sering Dikira Sama

Oh Begitu
Studi Ungkap Kota Maya Kuno Terkontaminasi Merkuri

Studi Ungkap Kota Maya Kuno Terkontaminasi Merkuri

Oh Begitu
Bukti Awal Penggunaan Opium Ditemukan di Israel

Bukti Awal Penggunaan Opium Ditemukan di Israel

Fenomena
Misi Uji Lindungi Bumi, Wahana Antariksa NASA Bakal Tabrak Asteroid

Misi Uji Lindungi Bumi, Wahana Antariksa NASA Bakal Tabrak Asteroid

Oh Begitu
Sebabkan Pikun, Apakah Demensia Bisa Dicegah?

Sebabkan Pikun, Apakah Demensia Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Apa Itu Kuda Poni, yang Tubuhnya Lebih Kecil dari Kuda Biasa?

Apa Itu Kuda Poni, yang Tubuhnya Lebih Kecil dari Kuda Biasa?

Oh Begitu
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.