Sejarah Tercipta, Misi Manusia Sukses Memotret dari Tepi Tata Surya - Kompas.com

Sejarah Tercipta, Misi Manusia Sukses Memotret dari Tepi Tata Surya

Kompas.com - 12/02/2018, 19:20 WIB
Pesawat ruang angkasa New Horizon milik NASA berhasil merekam gambar dari luar angkasa dengan jarak 3,79 juta miliar mil dari Bumi. Pesawat ruang angkasa New Horizon milik NASA berhasil merekam gambar dari luar angkasa dengan jarak 3,79 juta miliar mil dari Bumi.

KOMPAS.com - Wahana New Horizon milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat ( NASA) berhasil memotret dari luar angkasa dengan jarak 3,79 juta miliar mil dari Bumi.

Ini merupakan potret terjauh yang pernah dilakukan dalam misi luar angkasa manusia.

Dalam selang waktu hanya beberapa jam, New Hirizon berhasil memotret gugus bintang Wishing Well dan dua obyek di kawasan Sabuk Kuiper tepian tata surya.

“New Horizons memang sejak lama menjadi yang pertama," kata Alan Stern, ilmuwan yang terlibat dalam proyek New Horizon. 

New Horizon adalah wahana pertama yang menjamah dunia Pluto dan Sabuk Kuiper.

“Sekarang, kita berhasil menangkap gambar lebih jauh. Paling jauh dibandingkan wahana yang lain,” imbuhnya seperti yang dikutip dari NPR pada Minggu (11/2/2018).

Baca juga : Mungkinkah Dunia Kecil Pluto Berawan seperti Bumi?

Dengan keberhasilannya, New Horizon juga melampaui rekor Voyager 1.

Tahun 1990, Voyager sukses mengirimkan foto bumi dari jarak 6 miliar kolometer dari bumi. Foto bumi yang dihasilkan sangat legendaris. Carl sagan menyebutnya "pale blue dot".

Pale Blue DotNASA Pale Blue Dot

Sebelum menghasilkan foto terjauh, New Horizon berhasil mengungkap dunia Pluto.

Berkat New Horizon, ilmuwan dapat menyaksikan kawah Pluto. Ilmuwan juga tahu meski Pluto sangat dingin, es yang berbentuk hati, besar, dan putih di ekuator bisa jadi tidak dibuat dari air, tetapi dari nitrogen atau metana.

Temuan terbaru turut mengungkap adanya gunung es yang tingginya mencapai 11.000 kaki di Pluto.

NASA berencana menggunakan New Horizons untuk menggali lebih dalam dunia planet kerdil Centaur. Salah satu tujuannya mengungkap gerakan obyek mengitari planet-planet raksasa.

Sekarang, New Horizons tengah beristirahat sebentar karena telah menempuh perjalanan sejauh sekitar 1,1 juta kilometer. Wahana itu akan diaktifkan kembali untuk mengantisipasi munculnya obyek MU69 2014 pada 1 Januari 2019. 

Baca juga : Teka-teki Jantung Pluto Kini Terpecahkan  


Komentar
Close Ads X