Kenapa Nama Siklon di Indonesia Selalu Bunga? Ini Penjelasan BMKG - Kompas.com

Kenapa Nama Siklon di Indonesia Selalu Bunga? Ini Penjelasan BMKG

Kontributor Bengkulu, Firmansyah
Kompas.com - 30/11/2017, 20:04 WIB
Siklon tropis Cempaka pada Rabu (29/11/2017).BMKG Siklon tropis Cempaka pada Rabu (29/11/2017).

BENGKULU, KOMPAS.COM -- Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Bengkulu, M Fajar Handoyo menyebutkan bahwa nama siklon yang telah dan akan terjadi di Indonesia akan selalu berupa nama bunga.

"Saat ini telah terjadi badai Cempaka dan badai Dahlia, sebelumnya telah ada nama badai siklon Anggrek pada tahun 2010," kata Fajar, Kamis (30/11/2017).

Nama bunga ini disepakati dalam penamaan badai tropis di Indonesia sejak terbentuknya pusat peringatan dini siklon tropis (Tropic Siclon Warning Center/TSWC) di Jakarta pada 2008.

"Nama itu diberikan untuk menghargai orang Indonesia yang menemukan nama-nama badai siklon, memang disepakati nama bunga," jelasnya.

Baca juga : Mengenal Siklon Tropis Cempaka yang Bikin Hujan Tak Kunjung Henti

Fajar juga sempat menunjukkan beberapa cadangan nama siklon jika terjadi dan ditemukan di Indonesia melalui website resmi milik BMKG.

Terdapat beberapa nama bunga yang memang yang telah disiapkan oleh TSWC.

Tiga di antara nama bunga tersebut telah terpakai, yakni anggrek, cempaka, dan dahlia. Sementara itu, beberapa nama siklon yang belum terpakai adalah flamboyan, kenanga, lili, mangga, seroja, dan teratai.

"Jadi, jika ke depan ditemukan badai siklon lagi, maka namanya badai siklon flamboyan," imbuh Fajar.

PenulisKontributor Bengkulu, Firmansyah
EditorShierine Wangsa Wibawa
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM