Apa yang Harus Dilakukan jika Digigit Ular Tak Berbisa? - Kompas.com

Apa yang Harus Dilakukan jika Digigit Ular Tak Berbisa?

Lutfy Mairizal Putra
Kompas.com - 05/10/2017, 08:10 WIB
Ular piton angola (Python anchietae)Wikipedia Ular piton angola (Python anchietae)

JAKARTA, KOMPAS.com –- Meski tak mengandung racun, gigitan ular tidak dapat disepelekan. Pasalnya, kekuatan dari gigitan ular bisa menyebabkan pendarahan hingga robeknya otot.

Hal ini dialami oleh Robet Nababan (37), seorang warga Desa Belimbing Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, yang digigit oleh ular piton sepanjang tujuh meter.

Peristiwa pada Sabtu (30/9/2017) pukul 10.00 WIB itu mengakibatkan robeknya tendon lengan kiri Robet.

(Baca juga: Warga Riau Masuk RS karena Piton 7 Meter, Ini Pelajaran Buat Kita)

Robet pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, di Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat, untuk mendapatkan perawatan.

Pakar toksikologi dan bisa ular DR. dr. Tri Maharani, M.Si SP.EM mengatakan, saat ular tak berbisa menggigit, reptil itu akan menanamkan giginya ke tubuh manusia.

Potensi bahaya dapat diminimalisir jika tahu respons yang tepat dalam menghadapi situasi tersebut.

Kebanyakan orang yang digigit oleh ular akan reflek menarik kepala atau buntut agar terlepas. Akan tetapi, ini adalah respons yang salah.

(Baca juga: Bagaimana Caranya agar Tidak Mati setelah Digigit Ular Berbisa?)

“Masalahnya, kalau kita cabut dengan paksa, ular itu akan semakin menanamkan giginya. Itu cara ular membela diri dengan menggigit lebih kuat lagi,” kata Tri saat dihubungi Kompas.com, Rabu (4/10/2017).

Menurut Tri, respons terbaik dalam situasi tersebut adalah tak memberikan perlawanan. Bila merasa tak lagi terancam, ular akan dengan sendirinya melepaskan gigitan. Durasinya bisa dari hitungan detik hingga menit.

“Gigi ular tak berbisa itu gigi seri. Dia seperi pedang bermata dua. Bentuknya juga seperti kail. Kalau kita tarik, justru bisa robek. Kalau enggak merasa tercancam, dia enggak akan mau gigit,” kata Tri.

Tri bercerita, dirinya pernah mendapati salah satu pegawai Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kupang yang tergigit ular tak berbisa. Setelah dilepas secara paksa, ternyata patahan gigi ular tertinggal di dalam tubuhnya. Untungnya, tak ada kerusakan besar yang terjadi.

PenulisLutfy Mairizal Putra
EditorShierine Wangsa Wibawa

Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM